Gunungkidul Dapat Rp8 Miliar, Ini Rencana Penggunaannya
Gunungkidul mendapat tambahan Rp8 miliar dari Pemerintah Pusat untuk APBD Perubahan 2026, sementara kebutuhan belanja pegawai masih menjadi perhatian.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, WONOSARI – Ketua Bawaslu Gunungkidul Tri Asmiyanto mengungkapkan, Indeks Kerawan Pemilu (IKP) 2020 berada di level tiga dengan nilai akumulasi 47,94. Tingkat kerawanan ini mengacu dari beberapa aspek dan hasilnya akan dijadikan panduan dalam upaya pengawasan dalam tahapan pilkada.
Menurut dia, secara nilai, IKP di Gunungkidul merupakan yang terendah. Sebagai contoh di Sleman berada di level enam dengan nilai 64,53 dan Bantul di level empat dengan nilai akumulasi 52,99.
BACA JUGA : Bawaslu Sleman Petakan Kerawanan Pilkada Per Kecamatan
“Untuk penilaian ada beberapa indikator mulai dari partisipasi politik, kontestasi sosial politik hingga indikator lainnya,” kata Tri kepada Harianjogja.com, Rabu (23/9/2020).
Ia menjelaskan, indikator kerawanan ini menjadi sebuah potensi sehingga harus dilakukan pencegahan agar tidak terjadi. Oleh karenanya, didalam pelaksanaan bawaslu tidak bekerja sendirian karena bekerjasama dengan instansi lainnya.
“IKP jadi dasar untuk pencegahan sehingga kami akan lakukan antisipasi agar kerawanan tersebut tidak terjadi,” katanya.
Menurut Tri, kewaspadaan juga ditujukan pada potensi penyebaran pandemi corona selama pilkada. Oleh karena itu, ia meminta kepada seluruh calon untuk mematuhi aturan dalam kampanye seperti tidak menimbulkan kerumuman atau tetap menjalanka protokol kesehatan.
BACA JUGA : Cara Pemkab Bantul Petakan Kerawanan Pilkada
“Pandemi ini harus diwaspadai jangan sampai menjadi penyebab terjadinya penyebaran virus corona,” katanya.
Hal tak jauh berbeda diungkapkan oleh Anggota Bawaslu Gunungkidul, Rosita. Menurut dia, perkembangan kasus corona akan terus dimonitor.
“Kami pantau karena pandemi jadi pembahasan hangat di pilkada,”ujarnya.
Rosita mengungkapkan, didalam menjalankan fungsi pengwaasan bawaslu akan bertindak secara tegas. Apabila menemukan pasangan calon yang berkampanye mengakibatkan kerumumnan, maka siap membubarkannya.
BACA JUGA : Indeks Kerawanan Pilkada Bantul Masih Sedang
“Harus sesuai aturan dan mematuhi protokol kesehatan. Untuk pelaksanaan, kami siap bekerjasama dengan pihak kepolisian,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gunungkidul mendapat tambahan Rp8 miliar dari Pemerintah Pusat untuk APBD Perubahan 2026, sementara kebutuhan belanja pegawai masih menjadi perhatian.
DPRD Bantul mendorong tambahan anggaran APBD Perubahan 2026 untuk mengantisipasi kekeringan dan karhutla selama kemarau.
Israel kembali menyerang Gaza pada 1 September 2026. Hamas mengecam serangan dan mendesak mediator menekan Israel mematuhi gencatan senjata.
BPS mencatat perjalanan wisnus tujuan DIY mencapai 4,28 juta pada Juli 2026, naik 21,68 persen dibandingkan Juli 2025.
Indonesia menyampaikan belasungkawa atas mangkatnya Raja Harald V dari Norwegia pada 28 Agustus dalam usia 89 tahun.
Enam beasiswa masih buka September 2026. Ada BeaZakat, TELADAN, BAZNAS, FIFGROUP, Amgala hingga Bakti BCA dengan deadline 7-30 September.