Ideologi Ekstrem Masuk Ruang Digital, Amir Mahmud Ingatkan Pentingnya Pancasila
Ideologi ekstrem menyasar ruang digital. Amir Mahmud menilai Pancasila, literasi, dialog dan ketahanan sosial penting menjaga persatuan bangsa.
Ketua Dewan Pimpinan Wilayah NasDem DIY, Subardi saat pertemuan dengan konstituennya beberapa waktu lalu./Harian Jogja-Abdul Hamid Razak
Harianjogja.com, SLEMAN - Ketua Dewan Pimpinan Wilayah NasDem DIY, Subardi mengimbau warga Sleman agar tidak salah memilih pemimpin pada Pilkada Desember mendatang. Menurutnya, masyarakat perlu mengetahui rekam jejak, kemampuan dan pengalaman.
Jika salah pilih, menurutnya konsekuensinya berat. Kerja-kerja pemerintahan dan pembangunan daerah akan merosot. "Sistem otonomi memberi kebebasan kepada daerah untuk maju. Sistem ini juga membuat pola pembangunan daerah bergantung pada pemimpin. Saya mengimbau jangan pilih pemimpin yang modal titipan, tanpa kemampuan, apalagi tak punya pengalaman," kata Anggota Komisi VI DPR RI itu, Kamis (1/10/2020).
Selain mengimbau warga agar jangan coba-coba memilih pemimpin, Mbah Bardi, sapaan akrabnya mengingatkan agar warga tidak tergoda politik uang. Politik uang akan melahirkan korupsi sistematis saat menjabat. "Biasanya calon pemimpin titipan yang tak punya kemampuan akan mengandalkan politik uang. Ini berbahaya, pola-pola transaksional seperti itu justru memicu korupsi yang sistematis,” tegas politisi asal Sleman itu.
Dalam Pilkada Sleman, NasDem bersama bersama PKS dan Golkar mendukung Pasangan Sri Muslimatun – Amin Purnomo (Mulia). Sri Muslimatun selaku Wakil Bupati Sleman sejak tahun 2015 mengiyakan pendapat Subardi. Ia khawatir jika masyarakat memilih dengan alasan coba-coba, Sleman akan mengalami kemunduran. “Jangan taruhkan masa depan Sleman,” ungkapnya.
Di awal masa kampanye saat ini, Muslimatun fokus pada salah satu program peningkatan Kesejahteraan Rakyat (Kesra). Dengan program andalan Sembada Mbangun Sleman, pasangan Mulia komitmen membangun mulai dari dusun dengan target penurunan angka kemiskinan.
“Bidang Kesra karena memang tanggung jawab saya selama menjabat Wakil Bupati. Saya sudah petakan persoalannya. Target saya angka kemiskinan cepat turun,” kata pakar kesehatan masyarakat itu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Ideologi ekstrem menyasar ruang digital. Amir Mahmud menilai Pancasila, literasi, dialog dan ketahanan sosial penting menjaga persatuan bangsa.
Satlantas Polresta Jogja merilis jadwal pelayanan SIM November 2026, mulai Satpas, SIM Keliling Alkid, SIM MAMI, hingga layanan Drive Thru.
Pelajar dan mahasiswa Indonesia menciptakan AeroSpora, dinding lumut pintar, dan NovaSight, aplikasi matematika berbasis AI untuk tunanetra.
Mario Aji gagal finis di Moto2 Malaysia setelah terjatuh pada lap kedua. Pembalap Indonesia itu kini membidik hasil lebih baik di Qatar.
Jadwal KRL Solo-Jogja Senin, 2 November 2026. Ada 12 pilihan keberangkatan dari Palur, mulai pukul 05.00 hingga 20.42 WIB.
Sufmi Dasco Ahmad meminta kader Gerindra Banten memperkuat konsolidasi dan kekompakan untuk menghadapi Pemilu 2029 serta menyukseskan pemerintahan Prabowo.