Begini Skenario untuk PKL Kota Jogja yang Bakal Tergusur Akibat Proyek Pedestrian

Proyek pengerjaan penataan kawasan simpang Tugu dan penataan kawasan pedestrian Jalan Jenderal Sudirman mulai dikerjakan-Harian Jogja - Catur Dwi Janati
02 Oktober 2020 18:17 WIB Catur Dwi Janati Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA--Pembangunan proyek pedestrian Jln. Ahmad Dahlan dan Jln. Sudirman arah Tugu membuat sejumlah Pedagang Kaki Lima (PKL) terdampak. Beberapa strategi disiapkan paska pembangunan pedestrian selesai.

Salah satu upaya yang sempat menjadi wacana dari wilayah bersama Disperindag Kota Jogja adalah relokasi PKL ke sejumlah pasar terdekat. Kepala Disperindag Kota Jogja, Yunianto Dwi Sutono menerangkan jika pihaknya siap menampung PKL yang terdampak proyek di pasar terdekat. "Kami siap menampung, kita carikan space pasar terdekat," jelas Yunianto pada Jumat (2/10/2020).

BACA JUGA: Sultan Jogja: DIY Tak Akan Terapkan PSBB karena Bisa Menakut-nakuti Masyarakat

Sejumlah pasar masuk dalam daftar lokasi yang memungkinkan untuk PKL. Dijelaskan Yunianto untuk PKL sekitar Jln. Sudirman arah Tugu bisa dipindahkan ke Pasar Pingit dan Karangwaru. "Kita inventarisir tempatnya diupayakan dari beberapa pasar terdekat bisa Pasar Pingit, Pasar Karangwaru, Pasar dan Terban, secara teknis pak camat akan koordinasi dengan kami," terangnya.

Sementara itu PKL Jln. Ahmad Dahlan bisa dimungkinkan pindah di beberapa opsi seperti Pasar Ngasem, dan Pasar Serangan. "Kalau agak jauh ya di Pasar Pingit enggak apa-apa kalau memang memungkinkan, kan sinkron sesuai yang kita punya dan saling mencari solusi," ujarnya.

"Jadi tugas kami, Disperindag itu mencarikan solusi, karena PKL itu kan kewenangan Camat, di satu sisi pemerintah juga punya kewajiban memindah, tapi ketika mencari solusi mau dimasukkan pasar ya kita sesuaikan dengan kondisi pasar yang memungkinkan," tegasnya. Meski Yunianto yakin beberapa pasar masih ada lapak kosong, pihaknya masih akan berkoordinasi dengan Camat wilayah setempat.