Mandiri Amal Insani Bangun Bak Penampungan Air di Pesantren Ainul Yakin

Manajer Mandiri Amal Insani Perwakilan DIY-Jateng, Yopie Bagus Hermawan saat menandatangani prasasti untuk bak penampungan air di Pondok Pesantren Ainul Yakin di Kalurahan Sumberwungu, Tepus. Jumat (10/2/2020). - Harian Jogja/David Kurniawan
03 Oktober 2020 07:17 WIB David Kurniawan Gunungkidul Share :

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Mandiri Amal Insani Foundation Perwakilan DIY-Jawa Tengah memberikan bantuan bantuan pembangunan bak penampungan air di Pondok Pesantren Ainul Yakin di Kalurahan Sumberwungu, Tepus. Diharapkan fasilitas ini dapat memberikan kemudahan warga di dalam pondok untuk mendapatkan air bersih.

Manajer Mandiri Amal Insani Perwakilan DIY-Jateng, Yopie Bagus Hermawan mengatakan, pihaknya sudah menyelesaikan pembangunan bak penampungan air di Pondok Pesantren Ainul Yakin. Bak ini dibangun dengan biaya sekitar Rp72 juta untuk memfasilitasi pemenuhan kebutuhan air bagi warga di pondok. “Sudah diresmikan dan harapannya dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Kegiatan ini juga sebagai rangkaian hari jadi Bank Mandiri ke-22 dan Mandiri Amal Insani ke-6,” kata Yopie kepada Harianjogja.com, Jumat (2/10/2020).

Baca juga: Penyebab Padamnya Api Abadi Mrapen Grobogan, Ini Hasil Penelusuran Sementara ESDM

Dia menjelaskan, pembangunan bak penampungan air ini merupakan lanjutan dari program air bersih yang dimiliki. Tahun lalu, program difokuskan untuk penyaluran air bersih di wilayah DIY-Jateng di laksanakan di 80 titik seperti di Gunungkidul, Wonogiri dan lain sebagainya.

Namun demikian, sambung Yopie, mulai tahun ini difokuskan untuk program bina sarana fisik. Selain pembangunan bak penampungan air di Pondok Pesantren Ainul Yakin, program juga terlaksana di Kabupaten Demak dengan membangun sebuah sumur bor.

Baca juga: Ajak Beli Produk Sendiri, Sleman Luncurkan Borong Bareng

Menurut dia, program yang diberikan disesuaikan dengan karakteristik dan kondisi geografis di wilayah sasaran. Yopie mencontohkan, untuk bantuan di pondok dipilih pebangunan bak penampungan air karena di sekitar lokasi sulit mendapatkan sumber mata air. Selain itu, pengurus juga sudah memiliki fasilitas tangki pengangkut air mandiri sehingga dipilihan fasilitas pendukung untuk penampungan. “Jadi nantinya bisa menggunakan tangki yang dimiliki untuk mengambil air kemudian ditampung di bak yang kami bangun,” ungkapnya.

Pesantren Ainul Yakin dirintis sejak tahun 2015 oleh Isma Almatin. Awal merintis ia sempat kesulitan beradaptasi dengan lingkungan. Kini berkat ketekunannya, banyak pihak yang mengapresiasi dan membantu pendanaan maupun berbagai kebutuhan.

“Misi Pesantren Ainul Yakin ingin mengubah image disabilitas agar tidak dikucilkan dalam kehidupan bermasyarakat. Jangan lagi ada anak-anak yang dikurung atau dipasung di lingkungannya. Disini mereka membuktikan, masih ada secercah harapan meraih kebahagiaan,” papar pria yang akrab disapa Guru Isma itu.

Dia mengucapkan terima kasih karena dibantu untuk pembuatan bak penampungan air sehingga membantu warga pondok dalam upaya memenuhi kebutuhan air bersih. “Bantuan sangat bermanfaat dan akan dikembangkan untuk penyediaan sarana air minum,” katanya.