Jasa Raharja DIY Adakan RDT untuk Kru Trans Jogja

Awak pengemudi bus Trans Jogja mengikuti RDT gratis yang digelar PT Jasa Raharja Cabang DIY, Jumat (9/10/2020).-Harian Jogja - Ist
10 Oktober 2020 04:27 WIB Galih Eko Kurniawan Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA—PT Jasa Raharja Cabang DIY memberikan Program Pemeriksaan Rapid Diagnostic Test (RDT) Gratis PO Bus Dalam Rangka Pencegahan Covid-19. Kegiatan tersebut digelar di PT Jogja Tugu Trans (JTT), Jumat (9/10/2020).

Pemberian RDT gratis tersebut merupakan betuk keperdulian Jasa Raharja Cabang DIY terhadap PO bus dan masyarakat sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19 serta memberikan kenyamanan dan peningkatan layanan publik khususnya para penumpang angkutan umum.

“Kami [JTT] bersyukur Jasa Raharja memberikan fasilitas RDT kepada kami, khususnya PT JTT, yang melayani Trans Jogja. Semoga ke depannya tetap bisa memberikan pelayanan yang positif untuk menanggulangi Covid-19,” ucap Direktur Utama PT JTT, Agus Andrianto, dalam rilis kepada harianjogja.com, Jumat.

Meskipun selama ini bus-bus Trans Jogja sudah menerapkan protokol kesehatan (prokes) dan adaptasi kebiasaan baru (AKB) dalam setiap operasionalnya, berharap agar pandemi Covid-19 segera berakhir.

“Harapan kami semoga pandemi segera berlalu karena masyarakat masih takut atau waswas naik transportasi umum meskipun kami sebenarnya sudah dan selalu menerapkan prokes,” ucap Agus.

Hal senada disampaikan Dirut PT Anindya Mitra Internasional (AMI), Dyah Puspitasari, mengapresiasi kegiatan Jasa Raharja dan berharap hal itu menjadi satu pemicu bagi semua pihak untuk tetap memperhatikan hal-hal terkait keselamatan dan kenyamanan penumpang.

Kepala Sub Bagian Pelayanan PT Jasa Raharja Cabang DIY Yeni Ariefianto menjelaskan pemberian rapid test gratis untuk PO bus tersebut diharapkan bisa memberikan kenyaman kepada masyarakat. Pelaksanaan RDT kemarin diikuti 60 orang dan tetap menjalankan prokes.

“Kegiatan tersebut bagian dari upaya Jasa Raharja untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Kegiatan tersebut akan dilakukan secara berkelanjutan Unit Pelayanan dan Pencegahan untuk meminimalkan kasus baru Covid-19,” tuturnya. (Galih Eko Kurniawan/*)