BNI Gandeng Ratusan Pengembang di Danantara Housing Expo, Hadirkan Hunian Premium
BNI menggandeng ratusan pengembang dalam Danantara Housing Expo 2026 sebagai bagian dari dukungan terhadap Program Tiga Juta Rumah.
Warga menerima paket Budikdamber dan tanaman dari UGM, beberapa waktu lalu./Istimewa-Dokumen UGM
Harianjogja.com, BANTUL—Universitas Gadjah Mada (UGM) melalui Direktorat Pengabdian Kepada Masyarakat mengenalkan budi daya sayur dan ikan skala rumah tangga melalui program pengabdian kepada masyarakat berbasis pendidikan untuk pembangunan berkelanjutan (Education for sustainable development) terutama saat pandemi Covid-19, di Desa Selopamioro, Kecamatan Imogiri, Bantul.
Ketua pelaksana program, Chandra Setyawan, mengatakan pengenalan budi daya sayur dan ikan ini merupakan upaya untuk menciptakan kemandirian pangan skala rumah tangga di tengah pandemi Covid-19 bagi warga, sehingga ketergantungan terhadap pihak luar dalam memenuhi kebutuhan pangan dapat diminimalkan. “Warga dapat memenuhi kebutuhan pangan dari hasil produksinya sendiri dengan memanfaatkan pekarangan rumah,” kata Chandra, Senin (26/10/2020)
Kegiatan tersebut dilaksanakan dengan memberikan sarana berupa polybag, media tanam, pupuk kandang dan bibit tanaman sayur sesuai dengan permintaan masyarakat setempat seperti terong, sawi, cabai, selada, kangkung dan tomat.
Untuk budi daya ikan dilakukan dengan memberikan sarana untuk budi daya ikan dalam ember (budikdamber) ikan lele, yakni ember dengan kapasitas 80 liter, bibit ikan lele dan pakan ikan. Dikatakan Chandra, kegiatan yang telah berjalan sejak Juli 2020 ini difokuskan di tiga dusun yakni Nawungan, Nogosari dan Siluk.
“Program ini dipilih karena bersifat aplikatif, di mana biaya yang diperlukan untuk budi daya sayur dan ikan relatif terjangkau, teknologi yang digunakan juga mudah dipelajari dan tidak memerlukan lahan yang luas, cukup dengan memanfaatkan lahan pekarangan di sekitar rumah, namun bisa memberikan hasil yang mencukupi untuk memenuhi kebutuhan pangan skala rumah tangga khususnya selama pandemi Covid-19,” ujar Chandra.
Koordinator acara, Andri, mengatakan sejak dimulainya program sampai saat ini, warga telah memanen sayuran yang ditanam di sekitar rumah, begitu juga dengan ikan lele yang dibudidayakan melalui budikdamber.
Tanaman sayur dapat dipanen sekitar satu hingga dua bulan dari awal mulai budi daya, sedangkan lele sekitar dua bulan dari awal mulai budi daya. Menurut dia, program ini dapat berjalan dengan baik, hal ini dapat dilihat dari tanaman sayur dan ikan lele yang tumbuh dengan baik. Bahkan, pada program budikdamber ikan lele, tingkat kematiannya sangat kecil di bawah 10%.
“Beberapa masyarakat yang berpartisipasi dalam program ini bahkan melaporkan tidak ada kematian pada bibit lele yang dibudidayakan. Pemanenan dilakukan secara bertahap sesuai dengan kebutuhan,” kata Andri.
Andri mengatakan melalui pendampingan, kegiatan ini mampu meningkatkan kesadaran dan minat masyarakat untuk mengoptimalkan pemanfaatan lahan di sekitar rumah melalui budi daya sayur dan budikdamber. Kondisi tersebut mengindikasikan bahwa tujuan dari pendidikan untuk mendukung pembangunan berkelanjutan yakni transfer pengetahuan kepada masyarakat dapat dicapai dengan baik.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BNI menggandeng ratusan pengembang dalam Danantara Housing Expo 2026 sebagai bagian dari dukungan terhadap Program Tiga Juta Rumah.
Prabowo memuji kinerja Satgas PKH yang telah menyetorkan Rp52 triliun ke negara selama dua tahun pemerintahan.
DPRD DIY mengusulkan Bioskop Rakyat Rp10.000 diperluas hingga kemantren, kapanewon dan kelurahan untuk pemerataan akses film.
Polisi menembak mati AF, terduga pelaku pembunuhan satu keluarga di Tulang Bawang setelah menyerang petugas dengan senjata tajam.
Satgas PKH menyerahkan Rp13,2 triliun hasil penindakan tahap ke-8 ke Kemenkeu. Penyerahan disaksikan Presiden Prabowo Subianto.
Jelajah Tamanmartani Kulinerun digelar 24–25 Oktober 2026 dengan olahraga, kuliner, budaya, serta konsep living medal berupa bibit tanaman