MTs Negeri 6 Bantul Raih Penghargaan Madrasah Berprestasi

Kepala MTs Negeri 6 Bantul, Mafrudah, menerima trofi dan piagam dari Kepala Kantor Kemenang Bantul, Aidi Johansyah, Kamis (22/10/2020). - Istimewa/Dokumen MTs Negeri 6 Bantul\\r\\n
29 Oktober 2020 20:27 WIB Yudhi Kusdiyanto Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL—MTs Negeri 6 Bantul (Matsanaba) meraih prestasi sebagai Penyelenggara Inovasi Pelayanan Pembelajaran di Masa Pandemi Covid-19 Terbaik se-Bantul. Sebelumnya, sekolah ini meraih prestasi pembelajaran tingkat nasional yang dihelat oleh Kementerian Pendidikan dan Kementerian Agama. Kepala MTs Negeri 6 Bantul, Mafrudah, menerima trofi dan piagam dari Kepala Kantor Kementerian Agama Bantul, Aidi Johansyah, Kamis (22/10/2020).
“Dalam program ini kami diminta mempresentasikan pelaksanaan pendidikan jarak jauh [PJJ] daring, luring, kendala yang dihadapi, solusi, penyediaan sarana prasarana, dan kedisplinan pegawai. Bukti fisik kami hadirkan guna mendukung presentasi,” kata Mafrudah, seperti dalam rilis yang diterima Harian Jogja, Kamis (29/10/2020).

Unsur yang dinilai yakni inovasi pelayanan yang dilakukan dengan bobot 40%, pelaksanaan atau penyediaan sarana dan prasarana dengan bobot 30%, dan disiplin pegawai dengan bobot 30%. Mafrudah mengungkapkan selama pandemi keaktifan guru dalam menciptakan inovasi pembelajaran tergolong tinggi. Banyak guru yang pada awalnya belum bisa membuat google form, memanfaatkan e-larning madrasah, dan membuat video pembelajaran, kini menjadi mahir. “Sejak awal pandemi kami mengupayakan pelatihan. Hasil dari pelatihan langsung diterapkan kepada para siswa dalam proses belajar mengajar,” tuturnya.

Ketua tim penilaian, Rina Harwati, menuturkan persiapan yang dilakukan tak sampai seminggu. Namun berkat kesungguhan dan kekompakan guru yang tergabung dalam tim, waktu singkat dimanfaatkan untuk mencari bukti fisik dan mempresentasikan semua unsur penilaian dengan baik. “Alhamdulillah, sarana prasarana yang dibutuhkan untuk mengantisipasi merebaknya penularan covid-19 jauh sebelum Corona sudah disediakan oleh madrasah. Misalnya, wastafel di depan setiap kelas beserta sabun pencuci tangan,” katanya.