Bantul Diterjang Hujan dan Angin Kencang, 7 Rumah Rusak

Ilustrasi angin kencang. - JIBI
30 Oktober 2020 20:07 WIB Ujang Hasanudin Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL-Hujan lebat disertai angin kencang yang terjadi di Bantul sejak Jumat (30/10/2020) siang hingga malam hari merusak sejumlah rumah dan fasilitas umum. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kabupaten setempat mencatat ada tujuh rumah yang rusak ringan.

Manajer Pusat Pengendalian Operasional (Pusdalops) BPBD Bantul, Aka Luk Luk mengatakan hujan disertai angin terjadi di delapan kecamatan, yakni kecamatan Sewon, Bantul, Kasihan, Banguntapan, Piyungan, Dlingo, Bambanglipuro dan Sanden.

Menurut dia, ada 11 pohon tumbang di beberapa titik, gerakan tanah satu lokasi. Kejadian tersebut berdampak pada tujuh rumah rusak ringan. “Selain rumah juga berdampak pada tertutupnya akses jalan di tiga titik, jaringan listrik enam titik, baliho, kendaraan, dan kandang, serta rumpun bambu yang menutup aliran sungai satu titik,” kata Aka.

Aka mengatakan data tersebut baru sementara. Jumat malam Tim Reaksi Cepat (TRC) dan relawan wilayah masih melakukan pendataan dan penanganan.

BACA JUGA: UMP DIY Naik Rp68.000 Tahun Depan

Pelaksana Tugas (Plt) Camat Piyungan, Roy Robert EB, mengatakan telah terjadi angin kencang atau puting beliung di wilayahnya di Desa Srimartani. “Yang terparah di dua pedukuhan, yakni pedukuhan Wanujoyo Kidul dan Munggur. Untuk Wanujoyo Kidul diperkirakan 15an pohon roboh,” kata Roy.

Roy mengatakan pohon yang tumbang di Wanujoyo Lor RT 03 mengenai garasi yang di dalamnya ada tiga truk dan salah satunya tertimpa. Selain itu beberapa pohon tumbang juga mengenai jaringan dan tiang lisrik di Wanujoyo Kidul RT 04 yang mengakibatkan tiang listrik retak dan rawan patah, “Kondisi saat ini listrik padam,” kata Roy.