Nvidia Guncang Pasar dengan Chip RTX Spark: Era Baru Komputer AI
Nvidia luncurkan superchip RTX Spark untuk PC dan prosesor Vera untuk data center. Era baru agen AI otonom hadir di 2026. Simak rincian lengkapnya di sini.
Petugas yang dipersiapkan untuk mengoperasionalkan mobil PCR tengah mendengarkan arahan dari trainer di dalam mobil PCR, Selasa (3/11/2020). /Harian Jogja-Jumali
Harianjogja.com, BANTUL--Dinas Kesehatan Bantul menyiapkan sebanyak 10 orang yang terdiri dari dua tim untuk mengoperasionalkan mobil PCR (Polymerase Chain Reaction) guna mempercepat diagnosis Covid-19 di wilayahnya. Rencananya, mobil senilai Rp4,6 miliar itu akan mulai bekerja, Jumat (6/11/2020) pagi, usai dilaunching di Rumah Dinas Bupati Bantul.
Kepala Seksi Surveilans dan Imunisasi Dinkes Bantul, Abednego Dani Nugroho mengatakan, kesepuluh petugas yang dipersiapkan tersebut telah menjalani training baik daring maupun praktik, Selasa (3/11). Dari jumlah tersebut, ada dua sopir sekaligus mekanik kelistrikan, 2 dokter, dan 4 analis. Sedangkan sisanya adalah tenaga analis yang difungsikan sebagai cadangan.
BACA JUGA : Pemkab Bantul Anggarkan Rp4,6 Miliar untuk Mobil Tes PCR
“Jadi akan ada dua tim. Mereka hari ini sudah menjalani pelatihan, dan Jumat (6/11) nanti, mobil sudah bisa beroperasi setelah dilaunching,” kata Abed, Selasa (3/11/2020).
Menurut Abed, mobil PCR yang dimiliki oleh Pemkab Bantul ini berbeda dengan mobil yang dimiliki oleh daerah lainnya. Sebab, mobil berbasis Toyota Hiace ini ditunjang dengan fasilitas dan teknologi terbaru. Nantinya, orang yang akan diperiksa akan menghampiri sisi kanan mobil PCR. Di sana, warga tinggal memberikan kartu tanpa penduduk dan langsung akan discan oleh petugas.
“Data ini langsung masuk ke sistem kami. Ke depan, Disdukcapil juga akan ikut mensuport basis data ini ke kami. Setelah identitas masuk, yang bersangkutan akan langsung di swab test untuk diambil sampelnya oleh petugas,” terangnya.
BACA JUGA : Mobil Tes Swab Milik Pemkab Bantul Datang Rabu, Bisa
Sampel tersebut, lanjut Abed akan langsung diekstrak. Tujuannya agar asam ribonukleat (RNA) dan asam deoksiribonukleat (DNA) bisa langsung diperiksa. Hasil ektraks akan langsung masuk ke mesin PCR untuk dilihat Gen 1 dan Gen 2.
“Lamanya sendiri tergantung sampel. Proses ekstrak bisa 40 menit, dan di PCR satu jam. Yang jelas lebih cepat, karena sehari pasti keluar hasilnya,” terang Abed.
Untuk menopang kinerja dari mobil PCR, Abed mengungkapkan, ada genset dan aki khusus yang telah disiapkan petugas. Sebab, selama melakukan pemeriksaan, mobil PCR ini bisa menyala selama 7 jam.
“Sedangkan dengan kemampuan ini, maka sehari bisa 125 orang diperiksa. Tentu ini sangat membantu untuk mencapai target dari WHO,” ucap Abed.
BACA JUGA : Bantul Belum Capai Target Tes PCR
Kepala Dinas Kesehatan Bantul Agus Budiraharjo mengatakan, mobil PCR yang didatangkan tersebut juga memiliki garansi satu tahun dan mendapatkan free 1.000 reagen untuk mendukung pemeriksaan. Untuk Dinas Kesehatan Bantul sendiri, Agus memastikan telah menyiapkan sebanyak 5.000 reagen untuk menopang kinerja dari mobil PCR tersebut.
“Kami akan maksimalkan mobil ini untuk melakukan pengetesan,” kata Agus.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Nvidia luncurkan superchip RTX Spark untuk PC dan prosesor Vera untuk data center. Era baru agen AI otonom hadir di 2026. Simak rincian lengkapnya di sini.
Daftar 10 negara dengan cadangan logam tanah jarang terbesar di dunia. China masih dominan, sementara Brasil dan Australia terus mengejar.
BRIN meminta maaf setelah unggahan Hari Lahir Pancasila menampilkan Garuda Pancasila yang tidak sesuai ketentuan resmi.
15 ucapan selamat pulang haji penuh doa dan harapan haji mabrur untuk keluarga, sahabat, dan kerabat yang baru kembali dari Tanah Suci.
Krisis chip AI diperkirakan membuat pengiriman smartphone global anjlok 13,9% pada 2026. Apple dan Samsung dinilai paling siap bertahan.
Data BPS terbaru Februari 2026: NTT puncaki daftar provinsi dengan minat baca tertinggi di Indonesia. Simak daftar lengkap dan tips meningkatkan budaya literasi