Bantul Peroleh Bantuan Ventilator Dari BPPT

Perwakilan dari BPPT sedang menjelaskan fungsi ventilator hasil inovasi BPNT di Pendopo Gandung Pardiman Center (GPC), Imogiri, Bantul, Selasa (3/11/2020). - Harian Jogja/Ujang Hasanudin
04 November 2020 09:47 WIB Ujang Hasanudin Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL - Dinas Kesehatan Bantul mendapat bantuan alat penanganan Covid-19 dari Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT). Alat tersebut berupa ventilator atau alat bantuan pernapasan, Rapid Test, dan alat pelindung diri bagi tenaga medis dalam bentuk baju hazmat.

Koordinator Evaluasi dan Pelaporan Kinerja BPPT, Irsan Zainudin mengatakan bantuan alat penanganan Covid-19 yang diberikan merupakan hasil rekayasa atau inovasi BNPT yang yang sudah lolos ujicoba dan sudah diproduksi massal oleh salah satu perusahaan untuk didistribusikan kepada masyarakat atau lembaga kesehatan.

Proses inovasi ventilator itu cukup cepat hanya membutuhkan waktu tiga bulan karena kondisi Covid-19 yang masih terjadi di negara ini. “Ini inovasi dan sifatnya tepat guna, bisa diselesaikan dalam waktu tiga bulan. Produk bangsa kita dipaksa cepat dan sudah bisa digunakan,” kata Irsan, saat memberikan alat penanganan Covid-19 secara simbolis kepada Dinas Kesehatan di Pendopo Gandung Pardiman Center (GPC), Imogiri, Bantul, Selasa (3/11/2020).

Baca juga: Sultan Berharap Sekolah Iklim Bisa Kurangi Risiko Dampak Cuaca Ekstrem

Selain ke Bantul bantuan serupa juga dilakukan ke beberapa daerah lainnya yang membutuhkan. Tidak hanya dari sisi kesehatan, BPPT bersama Anggota Komisi VII DPR RI Gandung Pardiman juga memberikan 35 paket media tanam hidroponik dan lima unit bioflok. Menurut Irsan, bantuan tersebut masih sepaket dengan penanganan Covid-19 dari sisi penguatan ekonomi.

Tidak hanya alatnya, namun BPPT juga membantu pupuk dan bibitnya berikut pelatihannya agar dikembangkan oleh masyarakat di Bantul, “Bantuan ini tujuannya bagaimana meningkatkan taraf hidup masyarakat di masa pandemi Covid-19 ini,” ucap Irsan. Anggota Komisi VII DPR RI, HM Gandung Pardiman berharap bantuan dari mitra kerjanya di DPR tersebut dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh pemerintah maupun masyarakat.

Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Bantul, Sapta Adisuka Mulyatno mengatakan bantuan ventilator dari BPPT tersebut akan ditempatkan di Rumah Sakit Lapangan Khusus Covid-19 Bambanglipuro. Sebab di rumah sakit rujukan Covid-19 tersebut sampai saat ini belum ada ventilator.

“Dalam penanganan Covid-19 ini inginnya masyarakat bisa melewati pandemi ini agar jangan sampai ventilator dipakai, artinya tidak perlu ada pasien yang menggunakan ventilator,” kata Sapta.

Baca juga: Meski Bawa Kenikmatan, Hubungan Seks saat Menstruasi Bisa Berbahaya

Sejauh ini diakui Sapta sebagian besar pasien Covid-19 di Bantul adalah orang tanpa gejala (OTG) yang bisa sembuh dalam beberapa waktu isolasi di rumah sakit tanpa ventilator. Tingkat kesembuhan pasien Covid-19, kata dia, cukup bagus dan angka kematian juga cukup kecil.

Terkecuali pasien yang memiliki penyakit bawaan dan cukup parah biasanya akan dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah Panembahan Senopati Bantul yang sudah tersedia ventilator lengkap. Disinggung soal APD lainnya, Sapta mengaku masih cukup untuk beberapa waktu ke depan.