Advertisement

Harus Tetap Disiplin, Generasi Milenial Diajak Usir Corona

Media Digital
Rabu, 11 November 2020 - 22:57 WIB
Maya Herawati
Harus Tetap Disiplin, Generasi Milenial Diajak Usir Corona Suasana talkshow online Yang Muda Berani Berubah untuk Usir Wabah di kantor Dinas Kesehatan Gunungkidul, Rabu (11/11). -Harian Jogja - David Kurniawan

Advertisement

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL–Generasi mileneal diajak untuk terus menaati protokol kesehatan untuk mengusir virus Corona penyebab pandemi Covid-19. Hal ini disampaikan oleh lifestyle blogger dan fashion designer Sophie Tobelly dalam talkshow online bertajuk Yang Muda Berani Berubah untuk Usir Wabah kerja sama Harian Jogja dengan Dinas Kesehatan Gunungkidul, Rabu (11/11).

Menurut dia, generasi muda tidak perlu khawatir karena penerapan protokol kesehatan bisa tetap modis. Sebagai contoh penggunaan masker sekarang sudah memiliki model sehingga penggunaannya bisa dipadukan dengan warna pakaian yang digunakan.

“Contohnya milik Ibu Dewi [Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul] pakai masker motif polkadot sehingga terlihat menarik. Saya juga, pakai masker juga disesuaikan dengan baju yang dipakai sehingga terlihat serasi,” katanya.

PROMOTED:  Resmikan IKM di Umbulharjo, Dinas Perinkopukm Jogja Berharap IKM Naik Kelas

Sophie berpendapat, penerapan protokol kesehatan merupakan hal mutlak yang harus dilakukan. Secara penelitian, anak-anak muda memiliki kekebalan tubuh yang lebih baik. Namun, hal tersebut tidak menjadi alasan untuk tidak berdisplin menerapkan protokol kesehatan.

Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul, Dewi Irawaty mengatakan kepatuhan terhadap protokol kesehatan merupakan cara yang paling efektif untuk mencegah dan memutus mata rantai penularan virus Corona penye. “Sampai saat ini penularan masih terjadi. Jadi kami berharap masyarakat bisa mematuhi protokol kesehatan seperti menggunakan masker saat di luar rumah, jaga jarak hingga sering cuci tangan menggunakan sabun,” katanya.

Dewi mengungkapkan upaya sosialisasi pencegahan penularan virus Corona sudah masif dilakukan dan menyasar ke 18 kapanewon di Gunungkidul. Upaya penanggulangan juga melibatkan anak-anak muda yang tergabung dalam Saka Bakti Husada milik Dinas Kesehatan.

Menurut Dewi, komunitas ini memiliki banyak kegiatan yang positif bagi anak-anak muda Gunungkidul. salah satunya dalam upaya memerangi virus Corona. Kegiatan yang dilaksanakan dilakukan dengan menggalang donasi untuk kemudian dibelikan sabun cair yang diisikan di tempat mencuci tangan yang sabunnya telah habis. “Ini positif karena bentuk partisipasi anak-anak muda untuk melawan virus Corona,” katanya.

Dia berharap masyarakat bisa mematuhi protokol kesehatan agar mata rantai virus bisa dicegah. “Tidak boleh bosan karena untuk melawan virus Corona harus dilakukan secara bersama-sama,” katanya. (ADV)

Advertisement

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Profil Howard Timotius Palar, Petinggi Indomaret yang Meninggal Tertabrak Truk

News
| Kamis, 06 Oktober 2022, 23:07 WIB

Advertisement

alt

Satu-satunya di Kabupaten Magelang, Wisata Arung Jeram Kali Elo Terus Dikembangkan

Wisata
| Kamis, 06 Oktober 2022, 07:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement