Ini Cara Balai Rehabilitasi Remaja Jogja Cegah Covid-19

Ingat pesan ibu, cuci tangan dengan sabun. - Antara
12 November 2020 16:07 WIB Hafit Yudi Suprobo Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Sebagai tempat berkumpulnya orang yang berasal dari berbagai tempat, Balai Perlindungan dan Rehabilitasi Sosial Remaja (BPRSR) Jogja [unya potensi penularan Covid-19 yang tinggi. BPRSR Jogja kemudian menyiapkan sejumlah infrastruktur pendukung protokol kesehatan (prokes) pencegahan penularan virus Corona.

Kepala BPRSR Jogja Baried Wibowo mengaku telah menambahkan sejumlah sarana dan prasarana untuk mendukung terselenggaranya protokol pencegahan penularan Covid-19 di instansi yang dikepalainya tersebut.

"Kami sudah menyediakan ruang isolasi mandiri, pengecekan suhu tubuh dengan thermo gun kepada setiap pengunjung BPRSR [Jogja] serta sarana mencuci tangan dengan sabun yang sudah ditempatkan di sejumlah titik dan juga hand sanitizer yang juga sudah ditempatkan di sejumlah spot," ujar Baried kepada Harian Jogja, Minggu (8/11/2020).

Lembaganya juga sudah mengatur baik itu ruang tunggu dan tempat duduk bagi karyawan di tempat rehabilitasi bagi anak yang berhadapan dengan masalah sosial maupun hukum tersebut agar sesuai dengan protokol pencegahan penularan Covid-19 yakni salah satunya menjaga jarak.

"Bagi siapa pun yang masuk ke sini [BPRSR Jogja] tak lupa juga kami cek terlebih dahulu suhu tubuhnya dengan menggunakan thermo gun. Setelah itu, kami minta tamu untuk mencuci tangannya," ucap Baried.

Isolasi mandiri juga wajib diterapkan oleh remaja yang masuk ke BPRSR guna meminimalkan terjadinya penularan Covid-19. Selain itu, upaya isolasi mandiri dilakukan untuk mengantisipasi jika ada gejala Covid-19 yang timbul dari anak remaja yang baru masuk ke BPRSR Jogja

"Kami sediakan ruangan isolasi mandiri sebanyak lima kamar. Sebelum masuk, remaja diisolasi mandiri terlebih dahulu selama 14 hari. Untuk ruangan hanya disediakan sebanyak lima kamar," ucap Baried.