Pemilihan Ako Amoi Hakka Jogja 2020 Menyesuaikan Protokol Pencegahan Covid-19

Ingat pesan ibu, cuci tangan dengan sabun. - Antara
21 November 2020 01:27 WIB Herlambang Jati Kusumo Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Sedikitnya 15 finalis Ako Amoi Hakka Jogja 2020 terpilih dan siap masuk tahap selanjutnya yaitu tahap karantina. Protokol pencegahan Covid-19 menjadi perhatian tersendiri.

Amoi Hakka Jogja 2018, Michelle Hibono, mengatakan antusiasme peserta sangat tinggi mengikuti pemilihan Ako Amoi Hakka Jogja 2020 ini. Sejumlah finalis juga sudah terpilih dan akan masuk tahap karantina peserta, yang akan diselenggarakan pada Selasa (1/12/2020) sampai dengan Kamis (3/12/2020) bulan depan.

Michelle mengatakan pada kegiatan tahun ini memang sedikit berbeda dengan pemilihan sebelumnya, karena dilangsungkan di tengah pandemi Covid-19. Sejumlah penyesuaian pun dilakukan.

Pada pelaksanaan karantina nanti perhatian penerapan protokol seperti 3M atau memakai masker, menjaga jarak dan hindari kerumunan, serta mencuci tangan dengan sabun, menjadi hal yang utama. Guna memastikan peserta bebas Covid-19 juga akan dilakukan rapid test untuk para peserta.

“Kami memfasilitasi finalis untuk rapid test. Materinya juga kami padatkan, artinya yang esensi-esensi saja dan semua kegiatan di tempat karantina Hotel D’Senopati, tidak keluar hotel,” ucap Michelle, Rabu (18/11/2020).

Sebelum kegiatan yang akan dilangsungkan secara offline ini, kegiatan-kegiatan lainnya dilakukan secara online. Ako Amoi dibentuk awalnya oleh Paguyuban Hakka Jogja pada 2016, yang digagas awalnya oleh Rusmin, Ketua Paguyuban Hakka Jogja saat ini. Pemilihan Ako Amoi ini dilaksanakan setiap dua tahun sekali.

“Tujuan awalnya untuk membentuk generasi-generasi muda Hakka sebagai penerus dari paguyuban Hakka yang sudah ada. Tugas Ako, Amoi Jogja sendiri sebagai duta budaya Hakka, duta sosial, dan duta pariwisata Jogja,” kata Michelle.

Sesuai tujuan awal, banyak kontribusi yang telah dilakukan Ako Amoi. Seperti dalam bidang sosial, mengadakan acara buka puasa bersama, lalu akhir-akhir ini bakti sosial ke beberapa tempat dalam rangka membantu orang-orang yang kesusahan karena adanya pandemi Covid-19.