Pendapatan Gunungkidul Turun Rp50,65 Miliar di APBD Perubahan 2026
DPRD Gunungkidul menuntaskan KUA-PPAS Perubahan 2026. Pendapatan daerah turun Rp50,65 miliar dan RAPBD harus segera dibahas.
Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul menyelesaikan program pemasangan jaringan Internet gratis di 1.000 lokasi. Program ini untuk mendukung dan mempersiapkan kebutuhan Internet bagi penyelengaran layanan pemerintah dan sebagai fondasi dasar infrastruktur menuju Gunungkidul Smart City.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Gunungkidul, Kelik Yuniantoro, mengatakan, program 1.000 titik akses internet selesai lebih cepat, seharusnya akhir tahun, tetapi menjadi akhir November. “Titiknya juga lebih banyak karena menyasar di 1.041 lokasi,” kata Kelik kepada wartawan, Senin (30/11/2020).
BACA JUGA: Bawaslu Bantul Setop Penyelidikan Video Bagi-Bagi Uang, Ini Penyebabnya
Dia mengharapkan jaringan Internet gratis dapat meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat dan menjadi fondasi dasar infrastruktur menuju Gunungkidul Smart City. “Mudah-mudahan program ini juga mampu meningkatkan produktivitas dan dapat memacu kreativitas sehingga dapat meningkatkan perekonomian daerah,” ujarnya.
Menurut dia, pemkab akan menyediakan perangkat yang dapat menyebar frekuensi agar akses masyarakat bisa lebih luas. “Kami berencana meningkatkan kecepakatan akses Internet dimanfaatkan masyarakat dengan baik,” katanya.
Kelik mengungkapkan, titik titik yang dipasangi jaringan Internet meliputi kantor-kantor pemerintahan, sekolah, kalurahan, serta tempat-tempat strategis seperti pasar dan lokasi wisata. “Kami terus berusaha agar jaringan telekomunikasi masyarakat semakin lancar sehingga lokasi yang sulit sinyal bisa dihilangkan,” katanya.
BACA JUGA: Memprihatinkan, 299 Anak di Bantul Jadi Korban Kekerasan
Bupati Gunungkidul Badingah mengatakan pemerintah berkomitmen memberikan kemudahan bagi masyarakat menyangkut jaringan telekomunikasi.
“Kami terus berupaya mewujudkan layanan ini. target kami, bisa masuk sepuluh besar smart city di Indonesia,” katanya.
Badingah mengatakan perkembangan teknologi dan informasi ini harus dimanfaatkan untuk meningkatkan pelayanan di masyarakat. Pemerintah sudah meluncurkan layanan online dalam pengurusan perizinan hingga tanda tangan digital dalam upaya mempermudah layanan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPRD Gunungkidul menuntaskan KUA-PPAS Perubahan 2026. Pendapatan daerah turun Rp50,65 miliar dan RAPBD harus segera dibahas.
Simak 10 cara menjaga fungsi dan kesehatan ginjal, mulai dari pola makan, olahraga, hidrasi, hingga menjaga kualitas tidur.
DPRD DIY mematangkan Perda penanggulangan bencana baru untuk memperkuat pencegahan, mitigasi, peringatan dini, dan ketangguhan masyarakat.
Banjir bandang Nepal dan Tibet menewaskan lebih dari 165 orang dan membuat hampir 1.500 orang hilang, termasuk ratusan warga asing.
Harbolnas 2026 ditargetkan mencapai Rp40 triliun, naik 10% dari 2025, dengan cakupan promosi barang, jasa, akomodasi, dan transportasi.
Persoalan pengelolaan sampah masih menjadi salah satu tantangan yang dihadapi masyarakat Desa Kalibening, Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang.