Gerakan Dapur Balita Jangkau 97 Lokasi di Kota Jogja

Wakil Wali Kota Jogja, Heroe Poerwadi (kanan) didampingi Kepala DPMPPA Kota Jogja, Edy Muhammad (kanan) meninjau dapur balita di Patangpuluhan dan mengenalkan mobil Gender Corner kepada masyarakat. - Ist/Diskominfosan
03 Desember 2020 08:37 WIB Catur Dwi Janati Jogja Share :

Harianjogja.com, WIROBRAJAN--Kepedulian masyarakat Jogja selama pandemi tidak luntur hingga delapan bulan lebih pandemi berlangsung. Semua kalangan dari segala usia tak luput dari perhatian kesehatan, tak terkecuali balita.

Kepedulian terhadap balita dituangkan dalam gerakan dapur balita yang telah tersebar di berbagai RW di Kota Jogja. Salah satu daerah yang miliki dapur balita ialah RW 06 Patangpuluhan, Kemantren Wirobrajan. Ketua pengelola Dapur Balita Ngeluwehi Bagehi RW 06 Patehan, Siti mulyati menerangkan jika dapur balita ini muncul sebagai wujud pemberdayaan masyarakat di masa pandemi Covid-19.

"Dapur Balita menjadi salah satu solusi bagi pemantauan gizi dan kesehatan khususnya untuk pemberian makanan tambahan bagi balita," jelasnya pada Minggu (29/11/2020).

BACA JUGA : Seluruh Daerah di Jogja Saat Ini Berstatus Zona Merah Corona

Dijelaskan Siti, melalui dapur balita pertumbuhan dan perkembangan anak dapat dipantau. Di sisi lain dapur balita dapat meningkatkan kegotongroyongan masyarakat terhadap kesehatan anak-anak khususnya pencegahan stunting.

Dapur Balita Ngluwihi Mbagehi Inisiasi warga RW 06 Patangpuluhan ini setiap pekan membagikan paket makanan bergizi bagi para balita. Siti menerangkan jika dalam proses penyiapan paket makanan tersebut, warga terbagi dalam beberapa kelompok dengan tugasnya masing-masing. Ada kelompok yang menyiapkan bahan baku dapur seperti sayur, telur, buah, ada juga yang bertugas memasak.

Paket makanan yang diolah mengandung kebutuhan gizi anak mencakup empat sehat lima sempurna. Diterangkan Siti bila paket makanan yang telah jadi selanjutnya didistribusikan melalui relawan Dapur Balita Ngeluwehi Bagehi. Sambil mendistribusikan bantuan, relawan juga akan mengedukasi para orang tua perihal menjaga tubuh kembang anak selama pandemi.

BACA JUGA : Hari Ini Positif Covid-19 di Jogja Tambah 67 Kasus

Kepala DPMPPA Kota Jogja, Edy Muhammad menjelaskan jika saat ini dapur balita telah didirikan di 97 lokasi. Puluhan dapur balita tersebut tersebar merata 37 kelurahan dari total 45 kelurahan yang ada di Kota Jogja. "Jadi kegiatan ini bagian dari upaya bagaimana anak-anak yang ada di wilayah terpenuhi gizinya melalui dapur balita relawan sehat Ngeluwehi Bagehi," jelasnya.

"Juga harapannya kegiatan ini menurunkan angka stunting. Karena kegiatan sifatnya sosial, tetapi bagaimana memberikan asupan anak-anak di wilayah, menjangkau pula bagi keluarga yang kurang mampu apalagi di tengah pandemi Covid-19 ini," tandasnya.