Profil Guruh Soekarnoputra dan Perjalanan Kariernya, Wafat di Usia 73 Tahun
Guruh Soekarnoputra wafat di usia 73 tahun. Simak profil, pendidikan, perjalanan seni, penghargaan, hingga kiprahnya di DPR.
Kegiatan pelatihan untuk pendamping PKH di DIY. /Ist-Kemensos.
Harianjogja.com, JOGJA—Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) memiliki tantangan tersendiri dalam memberikan layanan kepada keluarga penerima manfaat (KPM) di tengah pandemi Covid-19. Para pendamping pun diberikan pelatihan terkait teknologi agar dapat dimanfaatkan untuk mengurangi tatap muka.
Kepala Badan Pendidikan,Penelitian dan Penyuluhan (BP3S) Sosial Kemensos Profesor Syahabuddin mengapresiasi DIY yang telah memberikan pelatihan kepada pendamping PKH, di mana pada telah menjangkau 4.371 pendamping dari berbagai provinsi di Indonesia selama 2020. Menurutnya pendamping PKH harus menjadi sumber daya manusia yang unggul dan siap dalam menghadapi dinamika perubahan di tengah pandemi Covid-19.
BACA JUGA : Sudah Ratusan Warga di Gunungkidul Mundur dari Program
"Kami mengapresiasi kepada BBPPKS DIY yang telah menyelesaikan pelatihan 100%, artinya meski pandemi covid, tidak mengurangi kinerja dalam mendukung pengembangan SDM,” ungkapnya dalam rilis yang diterima Harianjogja.com, Kamis (3/12/2020).
Ia menambahkan, perubahan cara kerja harus dilakukan pendamping PKH seperti saat ini situasi pendemi Covid-19. Pendamping harus kreatif dalam mendampingi keluarga penerima manfaat (KPM) PKH dengan meminimalisasi terjadinya pertemuan tatap muka. Oleh karena itu pendamping PKH harus lebih melek teknologi sehingga dapat memanfaatkan IT dalam melaksanakan tugasnya mendampingi KPM.
“Pendamping harus bisa berinovasi dalam melaksanakan pertemuan peningkatan kapasitas keluarga berbasis teknologi, dengan memanfaatkan perkembangan teknologi saat ini,” katanya.
BACA JUGA : Merasa Sudah Mampu, 72 Keluarga Penerima PKH
Kepala Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) DIY Murhardjani mengatakan upaya peningkaatn kompetensi pendamping PKH terus dilakukan. Pada pelatihan selama dua hari ini diikuti koordinator pendamping PKH sebanyak 60 orang untuk wilayah DIY dan Jawa Tengah. Mereka akan menularkan hasil pelatihan kepada pendampingan lainnya di wilayah DIY.
“Harapannya dengan kompetensi yang dimiliki pendamping PKH bisa mendorong KPM agar bisa lulus sebagai warga miskin dan bisa mandiri,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Guruh Soekarnoputra wafat di usia 73 tahun. Simak profil, pendidikan, perjalanan seni, penghargaan, hingga kiprahnya di DPR.
Jadwal SIM Keliling Kulonprogo hari ini 30 September 2026, lengkap dengan lokasi, jam pelayanan, syarat, dan ketentuan perpanjangan SIM.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 30 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Cek jam keberangkatan, kedatangan tiap stasiun dan tarif Rp8.000.
Dokter Yoga Yuniadi meluruskan anggapan obat hipertensi menyebabkan ginjal rusak dan menjelaskan pentingnya menjaga tekanan darah tetap terkendali.
Kuota LPG 3 kg 2027 dipangkas menjadi 8 juta ton. Pemerintah menyiapkan CNG, jargas, dan kompor listrik sebagai energi alternatif.
DPRD Kota Jogja mendorong pencegahan korupsi melalui penguatan sistem, tata kelola transparan, akuntabel, dan budaya integritas.