Pompa Terbakar, Distribusi Air dari SPAM Regional di DIY Dimatikan

Ilustrasi. - Reuters
11 Desember 2020 19:47 WIB Nina Atmasari Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL- Konsumen pengguna air bersih di wilayah Kota Jogja, Bantul dan Sleman akan mengalami ganguan pasokan air bersih setidaknya dalam tujuh hari ke depan, mulai Kamis (10/12/2020).

Kepala Balai Pengelolaan Infrastruktur Air Limbah dan Air Minum Perkotaan (PIALAM), Rosdiana Puji Lestari menyebutkan terjadi trouble pada pompa produksi di intake pada Kamis, yang disebabkan terjadinya short sircuit (terbakar).

"Mohon maaf atas ketidaknyamanan pelayanan dari kami," katanya, dikutip dari suratnya, Jumat (11/12/2020).

Baca juga: Antisipasi Politik Uang saat Pilkades, Pemuda Canden Dirikan Forum Peduli

Saat ini, pihaknya melakukan upaya di antaranya berkoordinasi dengan penyedia pompa dari pihak ketiga. Untuk sementara, penanganan ini membutuhkan waktu paling cepat tujuh hari.

Sebagai dampaknya, untuk sementara distribusi air dari SPAM Regional dimatikan dahulu, dengan batas yang belum dapat ditentukan.

Surat pemberitahuan gangguan pelayanan ini dikirimkan pada Perusahaan Umum Daerah Air Minum (PUDAM) Prodjotamansari Bantul, PUDAM Tirta Sembada Sleman dan PDAM Tirtamarta Kota Jogja.

Baca juga: Gejolak Merapi Mulai Mereda

Berdasarkan informasi dari PDAM Bantul, terjadi gangguan pasokan air di wilayah Sedayu, Bangunjiwo, Guwosari dan Pulutan, pada Jumat (11/12/2020).

Dalam informasi itu disebutkan penyebab gangguan adalah kerusakan pompa intake SPAM Regional Provinsi DIY yang berdampak pada pelayanan Sub Unit Sedayu, Sub. Unit Bangunjiwo, SUb Unit Guwosari dan Sub Unit Pulutan.

"Gangguan tersebut sedang ditangani oleh Tim Teknis SPAM Regional Provinsi DIY," tulis pemberitahuan tersebut.