SPAM Regional Mati, PDAM Bantul Gilir Air Pelanggan dan Lakukan Droping

Foto ilustrasi. - Ist/Freepik
11 Desember 2020 20:47 WIB Nina Atmasari Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL- Perusahaan Umum Daerah Air Minum (PDAM) Prodjotamansari Bantul melakukan langkah alternatif menyikapi gangguan distribusi air dari SPAM Regional.

Direktur PDAM Projotamansari Bantul, Arinto Hendro Budiantoro mengungkapkan untuk pelayanan air di wilayahnya sebagai dampak gangguan distribusi air, pihaknya mengoptimalkan dari instalasi produksi eksisting.

"Tapi karena kapasitasnya terbatas, terpaksa kami lakukan penggiliran aliran," katanya, Jumat (11/12/2020).

Baca juga: Geram Ditantang Duel, Remaja di Gamping Bawa Gergaji

PDAM Projotamansari Bantul juga sudah mengoptimalkan tiga unit tanki yang ada untuk melakukan droping air ke pelanggan yang terdampak gangguan tersebut.

Shinta Maharani, warga Perumahan Graha Prima Sejahtera, Karangjati, Tamantirto, Bantul mengungkapkan air di rumahnya mati pada Jumat pagi.

"Dari tadi pagi sampai jam 6 [sore], akhirnya mengungsi di rumah saudara yang kebetulan tidak ditempati. Di Guwosari, kebetulan air mengalir," katanya.

Yudhi kusdiyanto, warga Villa Bukit Asri menambahkan air mati dari jam 6 pagi dan baru mengalir jam 1 siang. "Tapi alirannya sangat kecil. Mungkin kena giliran. Kami waswas besok kena giliran mati seharian," katanya.

Sebelumnya, Kepala Balai Pengelolaan Infrastruktur Air Limbah dan Air Minum Perkotaan (PIALAM), Rosdiana Puji Lestari menyebutkan terjadi trouble pada pompa produksi di intake pada Kamis, yang disebabkan terjadinya short sircuit (terbakar).

"Mohon maaf atas ketidaknyamanan pelayanan dari kami," katanya, dikutip dari suratnya, Jumat (11/12/2020).

Baca juga: Gejolak Merapi Mulai Mereda

Saat ini, pihaknya melakukan upaya di antaranya berkoordinasi dengan penyedia pompa dari pihak ketiga. Untuk sementara, penanganan ini membutuhkan waktu paling cepat tujuh hari.

Sebagai dampaknya, untuk sementara distribusi air dari SPAM Regional dimatikan dahulu, dengan batas yang belum dapat ditentukan.

Pemberitahuan ini dikirimkan pada telah memberitahukan adanya ganguan Perusahaan Umum Daerah Air Minum (PUDAM) Prodjotamansari Bantul, PUDAM Tirta Sembada Sleman dan PDAM Tirtamarta Kota Jogja.