Tanpa Rapid Tes, Wisatawan Bebas Keluar Masuk Bantul

Ilustrasi. - Freepik
18 Desember 2020 15:27 WIB Ujang Hasanudin Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL--Pemerintah Kabupaten Bantul memastikan tidak mengeluarkan kebijakan yang mewajibkan bagi wisatawan yang berkunjung ke Bantul membawa hasil tes rapid atau tes antigen selama libur Natal dan tahun Baru 2021 ini. 

“Tidak ada [syarat rapid test atau tes antigen], yang penting dalam kondisi sehat, karena di pintu masuk [objek wisata] diukur suhu sesuai protokol kesehatan,” kata Sekretaris Daerah (Sekda) Bantul, Helmi Jamharis, saat dihubungi Jumat (18/12/2020).

BACA JUGA : Libur Nataru, Pemda Minta Warga Jogja di Rumah Saja 

Kepala Dinas Pariwisata Bantul, Kwintarto Heru Prabowo mengatakan kebiajakan yang mensyaratkan wajib menyertakan hasil rapid test atau tes antigen sebenarnya bagus. Namun teknisnya seperti apa pihaknya masih bingung. Sebab, menurutnya tidak semua wisatawan menginap di hotel, bahkan banyak wisatawan yang langsung berkunjung ke objek wisata.

Karena itu Dinas Pariwisata selaku dinas teknis akan mengikuti apapun yang menjadi kebijakan pimpinan baik di tingkat Bantul maupun Pemda DIY. Sejauh ini Dinas Pariwisata Bantul sudah menyiapkan protokol kesehatan dan akan memperketatnya di semua objek wisata. Tidak hanya bagi pengelola wisata, namun juga bagi semua wisatawan.

Protokol kesehatan yang dilakukan, kata Kwintarto minimal adalah pemeriksaan suhu tubuh di semua pintu masuk, pengecekan penggunaan masker, mewajibkan pengunjung cuci tangan di objek wisata yang sudah disediakan, dan wajib menjaga jarak, “Itu nanti pengelola wajib mengingatkan,” ucap Kwintarto.

BACA JUGA : Dispar Bantul Tambah Personel untuk Awasi Penerapan

Selain itu untuk mengefektifkan protokol kesehatan berjalan lancar, Dinas Pariwisata juga menambah sejumlah petugas di pintu masuk objek wisata, khususnya objek wisata yang dikelola oleh Pemkab Bantul, seperti pantai Parangtritis dan sekitarnya, pantai Samas dan sekitarnya, Goa Selarong, dan Goa Cerme.