Tak Terima Calon Lurahnya Kalah Pilurdes, Sekelompok Orang di Seyegan Rusak Jalan Kampung

Ruas jalan di Dusun Krapyak IX, Kalurahan Margoagung, Kapanewon Seyegan, Sleman yang dirusak sekelompok orang-Harian Jogja - Hery Setiawan (ST18)
22 Desember 2020 21:17 WIB Hey Setiawan (ST18) Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN— Sekelompok orang yang diduga merupakan pendukung salah seorang calon lurah merusak jalan di Dusun Krapyak IX, Kalurahan Margoagung, Kapanewon Seyegan, Sleman. Aksi itu dilakukan menyusul kekalahan calon tersebut dalam Pemilihan Lurah Margoagung yang digelar pada Minggu (20/12/2020) lalu.

Widodo (35), warga yang tinggal dekat lokasi kejadian menceritakan, Selasa (22/12/2020) sekitar pukul 07.15 pagi, calon lurah tersebut datang ditemani satu orang.

Tiba-tiba, mereka membentangkan meteran, lalu mengukur ruas jalan. Widodo awalnya mengira, mereka hendak melakukan pelebaran selokan. Namun, ternyata tidak.

Menyusul kemudian, datang sebuah mobil pick up. Menurut pengamatan Widodo, mobil tersebut dinaiki sekitar 10 orang. Mereka kemudian langsung merusak ruas jalan tersebut.

Aksi tersebut sempat mengundang perhatian warga yang tinggal dekat lokasi kejadian. Setelah beberapa orang keluar dari rumah, massa perusak itu langsung menghentikan aksinya. “Cepet banget kok itu. Cuma lima menit terus langsung pergi,” ujar Widodo kepada Harianjogja.com, Selasa (22/12/2020).

BACA JUGA: Cegah Pelanggaran Prokes, Sejumlah Titik di Sleman Jadi Prioritas Pengamanan Nataru

Berdasarkan pantauan Harianjogja.com pukul 18.30 WIB, kondisi jalan masih rusak. Terdapat goresan dan beberapa lubang sedalam kira-kira 3 cm. Ada pula beberapa goresan berupa garis memanjang.

Sebelum aksi dilakukan, Widodo sempat berbincang dengan calon lurah tersebut. Aksi perusakan jalan dilakukan lantaran sang calon lurah tak terima dengan kekalahan Pilurdes Margoagung. “Saya kecewa,” ujar Widodo menirukan kalimat calon lurah itu.

Perusakan jalan, lanjut Widodo membuat situasi warga sedikit tidak tentram. Menurutnya, aksi tersebut tak seharusnya dilakukan. Jalan yang rusak, tentu saja dapat mengganggu aktivitas warga setempat.

Sementara itu, Karmanto, Kepala Dukuh Krapyak sekaligus Ketua Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara [KPPS] Krapyak menerangkan, sebenarnya calon lurah yang dimaksud itu menang tipis dengan pemenang Pilur, khusus di KPPS Krapyak.

Ia juga membenarkan kalau aksi perusakan jalan mengganggu ketenangan warga. Ia juga sempat meredam warga yang sempat emosi. “Itu kan jalan milik Kelurahan. Sebagai yang merasa dititipi, pastinya warga sedikit emosi karena jalan itu dirusak,” katanya kepada Harian Jogja.

Ia melanjutkan, jalan yang rusak itu sudah mendapat respons dari pemerintah setempat. Proses perbaikan jalan akan dilakukan besok itu juga. Dengan demikian, harapnya, warga setempat dapat kembali tenang dan tak terpengaruh oleh aksi calon lurah tersebut.