Belum Ada Lonjakan Arus Kendaraan di Jalur Utama DIY

Kondisi lalu lintas di jalan Prambanan Piyungan, Jumat (25/12/2020). - Harian Jogja/Abdul Hamid Razak
25 Desember 2020 20:37 WIB Abdul Hamied Razak Jogja Share :

Harianjogja.com, SLEMAN- Dinas Perhubungan (Dishub) Sleman terus melakukan pemantauan arus kendaran sejak cuti bersama Natal, Rabu (24/12/2020). Hingga Jumat (25/12/2020), Dishub menilai belum ada lonjakan arus kendaraan di jalur utama.

Plt Kepala Dishub Sleman Arip Pramana mengatakan berdasarkan pantauan di Posko Dishub Sleman kondisi arus lalu lintas di wilayah Sleman masih ramai lancar dan belum ada lonjakan signifikan kendaraan bermotor di jalanan. Di perempatan Denggung, misalnya, kondisi lalu lintas masih terlihat landai dan belum ada antrean atau penambahan yang signifikan.

"Pengamatan kami seperti itu. Ramai lancar dan masih belum ada titik kemacetan," ujarnya kepada Harianjogja.com, Jumat (25/12/2020) petang.

Baca juga: Jangan Abai, Covid-19 di Indonesia Tidak Pernah Melandai

Dia memperkirakan lonjakan kendaraan bermotor bisa terjadi mulai Sabtu (26/12/2020) besok. Dia memperkirakan, arus kendaraan dari luar daerah yang masuk ke Sleman mulai bergerak pada Jumat (25/12/2020). "Misalnya yang dari Jakarta biasanya berangkat pagi. Kemungkinan mulai besok (Sabtu) mulai terjadi peningkatan," ujarnya.

Untuk memastikan pergerakan wisatawan ke sejumlah objek wisata, kata Arip, Dishub membentuk 9 tim melakukan monitoring ke destinasi wisata. Selain menyediakan posko monitoring di Denggung, petugas juga ditempatkan di Terminal Gamping, Terminal Condongcatur, Terminal Pakem dan Terminal Prambanan.

Dua lokasi jembatan timbang, baik di Kalitirto maupun Tamantirto, Kalasan saat ini ditutup dan dijadikan sebagai rest area bagi para pelaku perjalanan. Dishub juga akan memastikan tidak ada hambatan samping diperjalan yang dilalui oleh para pemudik. Seperti pasar kaget dan lainnya.

Baca juga: Jumlah Umat dalam Perayaan Natal di Gereja Cangkringan Dibatasi

"Kami juga akan melakukan pengecekan ram check atau inpeksi keselamatan kendaraan umum yang rencananya di terminal tipe A dan di Posko Denggung," ujarnya.

Terpisah, Pengelola Obyek Wisata Tebing Breksi, Sambirejo, Prambanan, Sleman, Kholiq Widianto mengatakan pada libur natal, Jumat (25/12/2020) jumlah pengunjung yang datang sekitar 850 orang. Jumlahnya mengalami sedikit peningkatan dibandingkan Kamis (24/12/2020) sekitar 620 orang dan Rabu (23/12/2020) sekitar 500 orang.

Ia memperkirakan lonjakan wisatawan dari luar daerah diprediksi akan terus terjadi hingga akhir Desember mendatang. "Ini prediksi kami. Untuk hari ini (kemarin) masih landai sekitar 850 pengunjung," katanya, Jumat (25/12/2020).

Untuk memberikan pelayanan yang baik sesuai protokol kesehatan, kata Kholiq, ada sejumlah kebijakan yang diterapkan pengelola selama Nataru. Salah satunya dengan menambah petugas di sejumlah titik untuk menjaga keamanan pengunjung dan penerapan protokol kesehatan.

"Kami tambah SDM di mulai dari tiketing. Kalau pada hari normal hanya enam orang, selama Nataru kami tambah hingga 15 orang," katanya.