BYD M6 Tes Jalan di Bantul, MPV Listrik Tembus 530 Km
BYD gelar test drive MPV listrik BYD M6 di Bantul. Mobil listrik keluarga ini diklaim mampu menempuh 350 km sekali cas.
ILustrasi
Harianjogja.com, BANTUL—Pemerintah Kabupaten Bantul memutuskan untuk memperpanjang kembali masa tanggap darurat bencana Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) mulai 1 hingga 31 Januari 2021. Keputusan ini diambil karena penularan Covid-19 di Bumi Projotamansari hingga saat ini belum mereda. “Alasannya [perpanjangan masa tanggap darurat Covid-19] karena Covid-19 belum mereda,” kata Sekretaris Daerah (Sekda) Bantul, Helmi Jamharis saat dihubungi, Rabu (30/12/2020).
Perpanjangan masa tanggap darurat Covid-19 untuk kedelapan kalinya ini tertuang dalam Surat Keputusan (SK) Bupati Bantul No.678/2020 tentang Perpanjangan Kedelapan Status Tanggap Darurat Bencana Covid-19 di Bantul.
Dalam SK tersebut, Bupati Bantul Suharsono menjabarkan alasannya di antaranya sampai berakhirnya masa tanggap darurat Covid-19 ketujuh masih terus terjadi penularan Covid-19, bahkan menimbulkan korban jiwa, berdampak negatif di berbagai sektor, serta berpengaruh pada aspek sosial, ekonomi, dan kesejahteraan rakyat.
Untuk mempercepat penanganan pandemi Covid-19, perlu langkah cepat, tepat, fokus, terpadu dan sinergi antarperangkat daerah dan lembaga lain yang berkelanjutan, sehingga status tanggap darurat perlu diperpanjang.
Suharsono memerintahkan kepada Ketua Harian Satgas Penanganan Covid-19 Bantul untuk mengambil langkah dan tindakan yang diperlukan dalam rangka mencegah dan menangani dampak buruk yang ditimbulkan, seperti penyelamatan dan evakuasi, isolasi, perlindungan, pengurusan, dan penyelamatan, serta pemulihan terhadap korban Covid-19. “Keputusan Bupati ini mulai berlaku Jumat [1/1/2021],” kata Suharsono.
Berdasarkan data Dinas Kesehatan (Dinkes) Bantul, total angka positif Covid-19 per Selasa (29/12) mencapai 2.971 kasus. Dari total jumlah tersebut, sebanyak 2.351 orang dinyatakan sembuh, 83 orang meninggal dunia, dan 537 orang lainnya masih menjalani isolasi. Beberapa kecamatan yang masuk dalam zona merah risiko penularan Covid-19 yakni Kecamatan Kasihan, Jetis, Pleret, Bantul, dan Banguntapan.
Juru Bicara Percepatan Penanganan Covid-19 Bantul, Sri Wahyu Joko Santoso menyampaikan jumlah kasus Corona di Bantul terus meningkat karena tingkat mobilitas warga semakin tinggi, bahkan cenderung bebas seperti masa normal.
“Selain itu protokol kesehatan [prokes] belum diterapkan secara maksimal. Itulah yang membuat kasus semakin tinggi,” kata Sri Wahyu. Untuk menekan penyebaran kasus, Gugus Tugas meminta masyarakat mematuhi prokes pencegahan Covid-19, seperti selalu menggunakan masker, mencuci tangan di air mengalir, menjaga jarak dan menghindari kerumunan (4M). “Harus disiplin dan menerapkan prokes secara ketat,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BYD gelar test drive MPV listrik BYD M6 di Bantul. Mobil listrik keluarga ini diklaim mampu menempuh 350 km sekali cas.
AI membuat pekerjaan kantoran makin terancam. Gen Z mulai melirik profesi teknis dan kerah biru yang menawarkan gaji tinggi serta sulit digantikan teknologi.
Remaja Korsel kini memilih SMK semikonduktor daripada kuliah. Lulusan langsung bekerja di Samsung dengan gaji Rp1,99 M/tahun, bonus hingga Rp7,1 M. AS juga keku
Ganda putra Indonesia punya 10 gelar juara dunia, terbanyak sepanjang sejarah. Fajar/Shohibul Fikri jadi tumpuan di BWF World Championships 2026 India. Bisa tam
Porsche Taycan dikabarkan bakal dihentikan produksinya pada 2030. Laporan media Jerman menyebut manajemen dan dewan pekerja telah sepakat. CEO Michael Leiters b
Slipknot resmi mengumumkan perpisahan dengan Sid Wilson setelah hampir tiga dekade bersama. Alasan keluarnya sang DJ masih menjadi misteri.