Tiga Pasutri Berpotensi Ikut Perebutan Kursi Lurah di Gunungkidul
Tiga pasangan suami istri berpeluang bersaing dalam Pilur 2026 di Gunungkidul. Penetapan calon lurah dijadwalkan pada 8 September 2026.
Ilustrasi tanah longsor/Okezone
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL– Hujan deras yang mengguyur pada Kamis (31/12/2020) mengakibatkan jalan kabupaten di Dusun Kaliwuluh, Kalurahan Jurangjeri ambles sepanjang 15 meter dengan kedalaman 15 sentimeter. Dampak dari peristiwa ini, mengancam aktivitas warga tiga dusun karena jalur tersebut menjadi satu-satunya akses yang dimiliki.
Kepala Pelaksana BPBD Gunungkidul, Edy Basuki mengatakan, pihaknya sudah mendapatkan laporan terkait dengan jalan ambles di Dusun Kaliwuluh. Peristiwa ini terjadi tidak lepas adanya curah hujan yang turun sepanjang hari di akhir tahun. Akibatnya talut di samping jalan tak kuat menahan beban sehingga jalan menjadi ambles. “Kami sudah cek lokasi. Adapun jalan ambles sepanjang 15 meter dengan kedalaman 15 centimeter,” kata Edy, Jumat (2/1/2021).
Dia menuturkan, untuk antisipasi sudah melakukan pengamanan dengan memasang papan peringatan agar berhati-hati saat melintas di sekitar lokasi. Adapun dampak dari amblesnya jalan ini membuat aktivitas warga jadi terganggu karena kendaraan roda empat sangat sulit untuk melintas. “Tidak ada korban jiwa. Tapi, akses untuk roda empat jadi sulit karena jalannya ambles,” ungkapnya.
Hal tak jauh berbeda diungkapkan oleh Ulu-Ulu, Kalurahan Jurangjero, Kapanewon Ngawen, Sriyanto. Menurut dia, jalan ambles di Kaliwuluh sudah dilaporkan ke Pemkab Gunungkidul. “Harapan kami bisa segera diperbaiki sehingga akses kembali normal. Meski rusak, akses basi bisa dilewati kendaraan roda dua,” kata Sriyanto.
Ia menungkapkan, permintaan agar kerusakan bisa segera diperbaiki karena masyarakat takuk kondinya semakin parah. Terlebih lagi hujan terus mengguyur sehingga bisa memicu amblesan yang lebih dalam. “Ini jalan satu-satunya bagi warga di tiga dusun, yakni Gambarsari, Wonosari dan Kaliwuluh,” katanya.
Sriyanto menjelaskan, di tiga dusun ada sekitar 400 kepala keluarga yang bergantung dengan akses jalan kabupaten ini. Selain menjadi akses bagi masyarakat, jalur ini juga menghubungkan dengan wilayah Gedangsari. Hanya saja, jaraknya masih jauh dan dengan kondisi naik turun. “Ya kalau sampai putus akses akan terputus. Untuk lewat melalui Gedangsari merupakan hal yang mustahil karena jaraknya yang sangat jauh. Satu-satunya jalan saat putus dengan membuat jembatan darurat,” katanya.
Ia pun hanya berharap kerusakan bisa segera diperbaiki sehingga aktivitas masyarakat tidak terganggu. “Mudah-mudahan segera ada tindakan dari pemerintah,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Tiga pasangan suami istri berpeluang bersaing dalam Pilur 2026 di Gunungkidul. Penetapan calon lurah dijadwalkan pada 8 September 2026.
iOS 27 hadir dengan Siri AI cerdas, fitur grammar dan proofreading, serta pencarian Spotlight real-time. Jadwal rilis akhir tahun 2026. Simak fitur lengkapnya!
MK memutuskan anggaran Program Makan Bergizi Gratis tidak boleh lagi menggunakan dana pendidikan setelah masa transisi. Pemerintah diminta menyiapkan pos anggar
Menurut Survei Profil Internet Indonesia 2025 dari APJII, penetrasi internet di DI Yogyakarta menembus 91,18 persen, tertinggi kedua nasional
Spider-Man: Brand New Day tembus 1 juta penonton di Indonesia dalam 2 hari. Rekor pembukaan terbesar 2026, menggeser The Odyssey. Simak sinopsis dan dampaknya!
PT Prodia Widyahusada Tbk (Prodia/IDX: PRDA), jaringan laboratorium klinik swasta terbesar di Indonesia, membukukan pendapatan sebesar Rp1,11 triliun