Besok Pilihan Lurah Serentak Digelar di 31 Kalurahan Gunungkidul, Ini Daftarnya
Pemilihan lurah serentak Gunungkidul digelar Sabtu (26/9/2026) di 31 kalurahan yang tersebar di 16 kapanewon. Simak daftar lokasinya.
Ilustrasi tanah longsor/Okezone
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL– Hujan deras yang mengguyur pada Kamis (31/12/2020) mengakibatkan jalan kabupaten di Dusun Kaliwuluh, Kalurahan Jurangjeri ambles sepanjang 15 meter dengan kedalaman 15 sentimeter. Dampak dari peristiwa ini, mengancam aktivitas warga tiga dusun karena jalur tersebut menjadi satu-satunya akses yang dimiliki.
Kepala Pelaksana BPBD Gunungkidul, Edy Basuki mengatakan, pihaknya sudah mendapatkan laporan terkait dengan jalan ambles di Dusun Kaliwuluh. Peristiwa ini terjadi tidak lepas adanya curah hujan yang turun sepanjang hari di akhir tahun. Akibatnya talut di samping jalan tak kuat menahan beban sehingga jalan menjadi ambles. “Kami sudah cek lokasi. Adapun jalan ambles sepanjang 15 meter dengan kedalaman 15 centimeter,” kata Edy, Jumat (2/1/2021).
Dia menuturkan, untuk antisipasi sudah melakukan pengamanan dengan memasang papan peringatan agar berhati-hati saat melintas di sekitar lokasi. Adapun dampak dari amblesnya jalan ini membuat aktivitas warga jadi terganggu karena kendaraan roda empat sangat sulit untuk melintas. “Tidak ada korban jiwa. Tapi, akses untuk roda empat jadi sulit karena jalannya ambles,” ungkapnya.
Hal tak jauh berbeda diungkapkan oleh Ulu-Ulu, Kalurahan Jurangjero, Kapanewon Ngawen, Sriyanto. Menurut dia, jalan ambles di Kaliwuluh sudah dilaporkan ke Pemkab Gunungkidul. “Harapan kami bisa segera diperbaiki sehingga akses kembali normal. Meski rusak, akses basi bisa dilewati kendaraan roda dua,” kata Sriyanto.
Ia menungkapkan, permintaan agar kerusakan bisa segera diperbaiki karena masyarakat takuk kondinya semakin parah. Terlebih lagi hujan terus mengguyur sehingga bisa memicu amblesan yang lebih dalam. “Ini jalan satu-satunya bagi warga di tiga dusun, yakni Gambarsari, Wonosari dan Kaliwuluh,” katanya.
Sriyanto menjelaskan, di tiga dusun ada sekitar 400 kepala keluarga yang bergantung dengan akses jalan kabupaten ini. Selain menjadi akses bagi masyarakat, jalur ini juga menghubungkan dengan wilayah Gedangsari. Hanya saja, jaraknya masih jauh dan dengan kondisi naik turun. “Ya kalau sampai putus akses akan terputus. Untuk lewat melalui Gedangsari merupakan hal yang mustahil karena jaraknya yang sangat jauh. Satu-satunya jalan saat putus dengan membuat jembatan darurat,” katanya.
Ia pun hanya berharap kerusakan bisa segera diperbaiki sehingga aktivitas masyarakat tidak terganggu. “Mudah-mudahan segera ada tindakan dari pemerintah,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemilihan lurah serentak Gunungkidul digelar Sabtu (26/9/2026) di 31 kalurahan yang tersebar di 16 kapanewon. Simak daftar lokasinya.
BPKH mengajak generasi muda mulai merencanakan keuangan haji sejak dini sekaligus memanfaatkan platform digital untuk dakwah.
Zulhas memastikan manajer Kopdes yang ditempatkan jauh dari domisili akan disesuaikan ke koperasi terdekat setelah titik tersedia.
Kejagung menyebut kerugian negara dalam kasus dugaan korupsi tata kelola MBG mencapai sekitar Rp10 triliun berdasarkan penghitungan BPKP.
Sebanyak 40 KDMP di Sleman sudah beroperasi hingga September 2026, sedangkan 46 lainnya masih berproses menjalankan unit usaha.
Bansos beras 30 kg kembali disalurkan Oktober-Desember 2026 untuk 33,24 juta penerima. Cek status penerima menggunakan NIK.