Dies Natalis UNSA ke-28, Astrid Soroti Makna Estafet Antargenerasi
Dies Natalis ke-28 UNSA di Stadion Sriwedari diisi senam sehat dan lomba estafet. Astrid Widayani menyoroti makna estafet antargenerasi.
Gunung Merapi difoto dari kawasan Kinahrejo, Cangkringan, Sleman, DIY, Rabu (18/11/2020)./Antara-Andreas Fitri Atmoko
Harianjogja.com, SLEMAN—Aktivitas Gunung Merapi terus meningkat. Pada Minggu (3/1/2021), Merapi memuntahkan guguran material dengan jarak luncur 1,5 kilometer.
Selain ke Kali Lamat, Magelang, Jawa Tengah, guguran material Merapi juga terlihat meluncur di Kali Senowo Magelang. Sama halnya dengan Kali Lamat, jarak luncur guguran material ke Kali Senowo juga 1,5 km.
BACA JUGA: Guguran Merapi Minggu Pagi Mengarah ke Kali Lamat
Berdasarakan laporan Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG), guguran material Merapi terekam dari Pos Pengamatan Gunung Merapi Babadan pada pukul 05.54 WIB, Minggu pagi. Sementara guguran ke Kali Senowo terjadi pada Minggu siang.
Hingga Minggu siang, BPPTKG mencatat Merapi mengalami 35 kali gempa guguran dengan amplitudo 4-61 mm dan durasi 16-151 detik, 41 kali gempa hembusan dengan amplitudo 2-8 mm dengan durasi 11-16 detik. Terjadi pula 189 gempa hybrid/fase banyak dengan amplitudo 3-20 mm dengan durasi 5-9 detik, serta 43 gempa vulkanik dangkal dengan amplitudo 40-75 mm selama 13-32 detik.
Kepala BPPTKG Hanik Humaida menjelaskan sepanjang Sabtu (2/1/2020) terdengar guguran sebanyak 10 kali dari PGM Babadan dengan intensitas lemah hingga sedang. Pihaknya juga mencatat 92 kali gempa guguran dengan amplitudo 4-56 mm dan lama gempa 8-137 detik. Total tercatat 119 kali gempa hembusan dengan amplitudo 2-23 mm, dan lama gempa 6-60 detik. Adapun gempa hybrid/fase banyak tercatat 467 kali dengan amplitudo 2-26 mm, S-P 0.3-0.5 detik dan lama gempa 4-12 detik serta 100 kali gempa Vulkanik Dangkal dengan amplitudo 35-75 mm, dan lama gempa 9-47 detik.
"Untuk laju rata-rata deformasi Merapi saat ini sebesar 21 cm per hari (dalam tiga hari)," katanya melalui keterangan resminya, Minggu (3/1/2021).
BACA JUGA: BPJS Kesehatan Buka Lowongan 11 Posisi, Syaratnya D-3 hingga S1
Dalam tiga hari terakhir, aktivitas Merapi mengalami kenaikan. Hal ini terlihat dari laporan akvititas kegempaan Merapi pada Kamis (31/12/2020) ketika terjadi 55 kali gempa guguran dengan amplitudo 3-68 mm dan lama gempa 11-141.3 detik, 95 kali gempa hembusan dengan amplitudo 3-28 mm, dan lama gempa 9.4-29 detik, dan 2 kali gempa Low Frequency dengan amplitudo 6 mm, dan lama gempa 13.8 detik. Merapi juga mengalami 400 kali gempa hybrid/fase banyak dengan amplitudo 3-32 mm, S-P 0.3-0.5 detik dan lama gempa 5-11 detik, 120 kali gempa vulkanik dangkal dengan amplitudo 30-75 mm, dan lama gempa 8-52 detik serta sekali gempa tektonik jauh dengan amplitudo 4 mm.
Sehari setelahnya, Jumat (1/1/2021) Merapi mengalami 108 kali gempa guguran dengan amplitudo 3-65 mm dan lama gempa 8-137 detik, 115 kali gempa hembusan dengan amplitudo 2-19 mm, dan lama gempa 7-60 detik dan sekali gempa Low Frequency dengan amplitudo 5 mm, dan lama gempa 10 detik. Adapun gempa hybrid/fase banyak tercatat 378 kali dengan amplitudo 2-30 mm, S-P 0.3-0.5 detik dan lama gempa 4-11 detik. Sementara terjadi sebanyak 126 kali gempa vulkanik dangkal dengan amplitudo 36-75 mm, dan lama gempa 9-51 detik.
BACA JUGA: Setelah Menghina Satgas Covid-19, 3 Pemuda Ini Minta Maaf Sambil Nangis Sesenggukan
Hanik juga menepis panilaian warga yang sudah melihat adanya titik api diam di Merapi. Menurut Hanik, warna kemerahan yang terlihat di puncak gunung tersebut merupakan suhu asap yang mengalami peningkatan. "Sinar yang terlihat menunjukkan adanya peningkatan suhu asap yang keluar di sekitar Lava1997. Hal ini terjadi seiring dengan adanya peningkatan aktivitas vulkanik dalam beberapa hari terakhir,"katanya.
BPPTKG mempertahankan status Gunung Merapi pada Level III atau Siaga. Potensi bahaya akibat erupsi Merapi diperkirakan maksimal dalam radius lima kilometer dari puncak. Penambangan di alur sungai-sungai yang berhulu di Gunung Merapi dalam KRB III direkomendasikan untuk dihentikan. BPPTKG meminta pelaku wisata agar tidak melakukan kegiatan wisata di KRB III, termasuk kegiatan pendakian ke puncak Gunung Merapi.
"Saat ini potensi bahayanya masih sama, yaitu berupa guguran lava, lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dan awanpanas sejauh maksimal 5 km," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dies Natalis ke-28 UNSA di Stadion Sriwedari diisi senam sehat dan lomba estafet. Astrid Widayani menyoroti makna estafet antargenerasi.
Joan Mir meninggalkan Honda untuk bergabung dengan Gresini pada MotoGP 2027. Ia mengaku sempat berharap Honda kembali kompetitif.
Jadwal final bulu tangkis Asian Games 2026 menampilkan Amri/Nita dan Leo/Daniel. Simak jam, lawan, venue, dan siaran langsung.
Manchester City dinyatakan bersalah atas 114 dari 115 dakwaan. Ferran Soriano menegaskan proses hukum masih panjang dan klub akan melawan.
Discord mulai menerapkan verifikasi usia global. Lebih dari 90% pengguna tak perlu unggah ID, tetapi sejumlah fitur akan dibatasi.
Italia menang 4-1 atas Turki di UEFA Nations League. Pio Esposito mencetak gol sekaligus mengukir catatan sejarah bersama Azzurri.