Pendaftaran SNMPTN & SBMPTN 2021 Resmi Dibuka, Ini Syaratnya

Sejumlah siswa mengisi data saat mendaftar SMNPTN. - Antarafoto
05 Januari 2021 09:27 WIB Sunartono Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA--Pendaftaran calon mahasiswa baru lewat jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) dan Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) resmi dibuka pada Senin (4/1/2020). pendaftaran SNMPTN dimulai pada 15 februari hingga 24 februari. Sedangkan UTBK – SBMPTN dimulai pada 15 maret hingga 1 April 2021. 

Ketua Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) Prof Mohamad Nasih, mengatakan materi seleksi mahasiswa baru bisa diunduh di www.ltmpt.ac.id. Sebab untuk bisa mengikuti proses seleksi tersebut,peserta diharuskan registrasi akun LTMPT.

BACA JUGA : UPNVY Terima 715 Mahasiswa Baru Lewat Jalur SNMPTN

“Peserta harus memiliki registrasi akun LTMPT yang pendaftarannya ditutup hingga 1 februari,” kata Nasih dalam rilis yang diterima Harianjogja.com.

Pendaftraan SNMPTN dimulai pada 15 - 24 februari dan pengumuman 22 maret 2021. Karena SNMPTN merupakan jalur seleksi berdasarkan prestasi siswa maka pengisian Pengisian Data Sekolah dan Siswa (PDSS) dimulai sejak 11 januari hingga 8 februari.

“Pengisian PDSS oleh sekolah masing-masing,” katanya.

Selanjutnya, tahapan registrasi akun LTMPT untuk UTBK-SBMPTN dibuka sejak 7 Februari hingga 12 Maret. Pendaftaran UTBK-SBMPTN dilaksanakan pada 15 Maret – 1 April. Adapun pelaksanaan UTBK dilaksnakan selama dua gelombang yakni gelombnag 1 pada 12-18April dan gelombang 2 pada 26 April hingga 2 Mei.

BACA JUGA : Persiapan SNMPTN 2021, Ini Bedanya dengan 2020!

“Pengumuman seleksi SBMPTN pada 14 juni 2021,” katanya.

Ia mengatakan kuota mahasiswa yang diterima di masing-masing PTN untuk jalur SBMPTN minimum 20 persen, SBMPTN minimum 40 persen dan ujian mandiri maksimum 20 persen. Sementara untuk PTN Badan Hukum, khusus SBMPTN minimum 30 persen dan ujian mandiri maksimum 50 persen.

Plt Sekjen Kemendikbud Prof Ainun Naim, mengapresiasi kerja keras pengelola LTMPT yang sudah menyiapkan proses seleksi mahasiswa baru lewat jalur SNMPTN dan SBMPTN. “Saya apresiasi kerja keras bapak ibu semua meski kita masih dalam situasi pandemi,” katanya.

Dirjen Dikti Prof Nizam, menilai proses seleksi sekarang ini tidak jauh berbeda dengan yang dilakukan pada tahun lalu. Namun di situasi pandemi sekarang ini ada pengelola bisa melakukan beberapa perubahan dan perbaikan pada sistem seleksi.

BACA JUGA : UNY Terima 1.552 Mahasiswa Baru Lewat Jalur SNMPTN 

“Semoga kita dimudahkan dalam proses seleksi masuk perguruan tinggi sehingga bisa menerima calon mahasiswa sesuai dengan kompetensi dan kecakapan mereka,” ujarnya.