Pakem dan Turi Siapkan Lokasi Pengungsian untuk Warga Merapi

Puluhan balita berada dibarak pengungsian Kalurahan Glagaharjo, Kapanewon Cangkringan, Sleman, Sabtu (7/11/2020). - Harian Jogja/Gigih M. Hanafi
10 Januari 2021 13:47 WIB Hafit Yudi Suprobo Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN-- Upaya antisipasi bencana Gunung Merapi juga dilakukan oleh pemerintah kecamatan Pakem. Empat barak pengungsian disiapkan. Dua di antaranya berada di desa Purwobinangun, Pakem, Sleman, satu barak pengungsian berada di desa Candibinangun, Pakem, Sleman. Terakhir, satu barak pengungsian juga disediakan di desa Hargobinangun, Pakem, Sleman.

Camat Pakem Suyanto mengatakan jika empat barak yang dikelola oleh BPBD Kabupaten Sleman tersebut sudah dipasangi sekat-sekat atau bilik di dalamnya. Upaya tersebut dilakukan untuk mendukung terselenggaranya protokol pencegahan penularan Covid-19.

"Barak sudah dipasangi bilik, barak yang dikelola oleh BPBD Sleman sudah dipasangi sekat-sekat atau bilik," ujar Suyanto saat dikonfirmasi pada Minggu (10/1/2021).

Baca juga: Merapi Kembali Muntahkan Lava Pijar 7 Kali Diwarnai Awan Panas Guguran

Lebih lanjut, pihaknya tidak hanya menyiapkan empat barak pengungsian yang pengelolaannya berada di bawah BPBD Kabupaten Sleman. Akan tetapi, pemerintah kecamatan Pakem juga menyiapkan alternatif tempat pengungsian lainnya. Yakni, balai desa Harjobinangun, Pakem, Sleman dan balai desa Pakembinanangun, Pakem, Sleman.

"Kami sudah sediakan triplek untuk bahan sekat sehingga nanti tercipta bilik-bilik di balai desa bagi pengungsi. Kami juga sediakan rumah penduduk di dusun Pandanpuro dan di dusun Gondanglegi. Totalnya ada tiga rumah warga yang kami jadikan tempat pengungsian. Di samping sekolah, RS Ghrasia, dan juga gedung milik instansi lainnya," terang Suyanto.

Berdasarkan catatan dari pemerintah kecamatan Pakem, wilayah yang paling dekat dengan Gunung Merapi yakni Turgo, Purwobinangun, Pakem, Sleman, yang berjarak sekitar enam kilometer dari puncak Gunung Merapi. Kemudian, wilayah Kaliurang, Hargobinangun, Pakem, Sleman yang berjarak sekitar tujuh kilometer dari puncak Gunung Merapi.

Baca juga: Lava Pijar Merapi Terus Menyembur dalam Sepekan, BPPTKG: Potensi Bahaya

"Saya dengan warga sudah komunikasi, sampai saat ini belum ada upaya seperti itu (evakuasi), namun warga terus meningkatkan kewaspadaan. Warga lereng Merapi di Turgo dan Kaliurang itu kan sudah punya naluri dan kearifan lokal menyikapi aktivitas Gunung Merapi. Prinsipnya, jika kami diminta untuk mengungsikan warga, kami siap," terangnya.

Tidak hanya Pakem, Pemerintah Kecamatan Turi juga menyiapkan tiga barak pengungsian untuk menampung warga dalam upaya mengantisipasi potensi bencana Gunung Merapi. Tiga barak pengungsian terdiri dari dua barak pengungsian yang berada di desa Girikerto, Turi, Sleman. Sedangkan, satu barak pengungsian berada di desa Wonokerto, Turi, Sleman.

Camat Turi, Subagyo, mengatakan jika tiga barak pengungsian disiapkan bagi warga untuk mengungsi jika skala ancaman bahaya Gunung Merapi mengalami perkembangan. Sehingga, proses evakuasi kepada warga harus dilakukan.

"Barak pengungsian ada tiga Girikerto ada dua barak pengungsian, sedangkan di Wonokerto ada satu barak pengungsian. Tidak hanya barak pengungsian, kami juga siapkan sejumlah sekolah sebagai barak pengungsian jika seandainya nanti harus dilakukan evakuasi," ujar Camat Turi, Subagyo.