Batik Motif virus Corona Laris Manis

Pekerja di Omah Kreatif DongAji, Panggungharjo, Sewon, melakukan penempelan motif virus Corona pada kain, Jumat (15/1/2021). Batik motif virus Corona selama ini laris manis terjual di sejumlah kota di Pulau Jawa, Sumatera dan Kalimantan. - Harian Jogja/Jumali
15 Januari 2021 12:57 WIB Jumali Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL - Langkah kreatif dilakukan oleh pendiri Omah Kreatif DongAji, Panggungharjo, Sewon, Nurrohmad.

Pria ini tidak hanya membuat batik dari cap kertas, tapi juga melakukan gebrakan dengan menampilkan batik motif virus Corona.

Alhasil, meski sempat ragu dengan pilihan motif batik, namun produksi dari Omah Kreatif Dong Aji ini laris manis dan selalu kehabisan stok.

“Alhamdulilah yang kami produksi ini semua pesanan. Stok sudah habis,” kata Nurrohmad, Jumat (15/1/2021).

Baca juga: Ini Alasan Mengapa Sleman & Jogja Lebih Dulu Memulai Vaksinasi Covid-19

Nurrohmad mengungkapkan, dalam sehari, ada 15-20 batik cap sewarna yang diproduksi di tempat tersebut. Sementara jika mengerjakan untuk batik motif beberapa warna, beberapa warna, tempat tersebut hanya mampu memproduksi setengahnya.

Untuk pemasaran, Nurrohmad mengaku hanya mengandalkan pada status aplikasi WhatsApp. Kendati demikian, banyak konsumen tidak hanya dari Pulau Jawa namun juga sejumlah pulau seperti Kalimantan dan Sumatera yang tertarik dengan batik tersebut. Sedangkan untuk batik yang diproduksi, Nurrohmad memaparkan harganya antara Rp100.000 hingga Rp500.000.

“Tergantung kualitas, warna dan kerapatan motif,” paparnya.