Kekeringan Gunungkidul Meluas, 16 Kapanewon Sudah Terima Air Bersih
Krisis air bersih di Gunungkidul meluas. BPBD mencatat 16 kapanewon terdampak dan lebih dari 700 tangki air telah disalurkan.
Ilustrasi mobil sedan/Bisnis Indonesia-Alby Albahi
Harianjogja.com, WONOSARI – Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Gunungkidul memastikan tidak ada kendaraan dinas baru untuk bupati baru hasil Pilkada 2020. Pasalnya, untuk mobil dinas, pengadaan sudah dilakukan di 2019 lalu.
Kepala Bidang Aset, BKAD Gunungkidul, Prihatin Eka Widada mengatakan, untuk alokasi anggaran di 2021 tidak ada program untuk pembelian kendaraan untuk bupati yang baru. Oleh karenanya, pada saat telah resmi menjabat akan menggunakan kendaraan dinas yang sudah ada.
BACA JUGA : Mobil Dinas Mantan Walkot Jogja Herry Zudianto Berkali-kali
Menurut dia, bupati memiliki dua mobil dinas. Satu unit merupakan jenis sedan Toyota Camry yang dibeli di 2015 lalu. Sedangkan satunya, mobil jenis jip yakni Toyota Fortuner yang dibeli di 2019 lalu. “Meski dibeli lebih awal, untuk Toyota Camry malah jarang dipakai. Sebab untuk kendaraan, banyak menggunakan yang jenis jip,” kata Eka kepada Harianjogja.com, Kamis (14/1/2021).
Eka menjelaskan, ada beberapa pertimbangan tidak mengalokasikan anggaran untuk kendaraan bagi bupati baru. Selain kemampuan anggaran yang masih terbatas, kendaraan yang ada saat ini masih sangat memadai.
Ia mengungkapkan, jika mengacu pada proses pemakaian, idealnya penggantian setiap empat tahun sekali. Hanya saja, ketentuan ini tidak bisa menjadi acuan karena pengadaan juga mengacu pada kemampuan keuangan daerah. “Ya kalau belum ada anggaran, maka operasional menggunakan kendaraan yang sudah ada,” ungkapnya.
Disinggung mengenai proses pengadaan kendaraan dinas, Eka mengakui ada usulan program pada saat pembahasan Rencana APBD 2021. Hanya saja, ia belum bisa merinci pasti terkait dengan kepastian pembelian karena belum sempat melihat program yang tertuang dalam perda APBD yang telah disahkan.
BACA JUGA : Sempat Ditolak Sultan, DPRD Bantul Kembali Ajukan
“Saya harus lihat dulu apakah disetujui atau tidak. Yang jelas, salah satu usulan adalah pembelian mobil dinas untuk Ketua DPRD yang seharusnya dibeli di tahun lalu, tapi karena ada corona anggarannya direfocusing,” katanya.
Hasil rekapitulasi KPU Gunungkidul, pasangan nomor urut empat Sunaryanta-Heri Susanto menjadi peraih suara terbanyak dalam pilkada yang diselenggerakan 9 Desember lalu. Meski demikian, KPU belum bisa menetapkan sebagai calon terpilih karena masih menunggu surat keputusan dari Mahkama Konstitusi berkaitan dengan masalah sengketa pilkada.
“Kami masih tunggu. Nanti, kalau suratnya sudah keluar ada waktu lima hari untuk meneapkanny,” kata Ketua KPU Gunungkidul, Ahmadi Ruslan Hani.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Krisis air bersih di Gunungkidul meluas. BPBD mencatat 16 kapanewon terdampak dan lebih dari 700 tangki air telah disalurkan.
Cristiano Ronaldo kembali ke Al Nassr usai menikahi Georgina Rodriguez. Rambut emas barunya jadi sorotan, sementara target 1.000 gol menantinya di musim 2026/20
Masyarakat bisa mengajukan pembaruan data DTSEN melalui aplikasi Cek Bansos atau kelurahan. Simak cara, syarat, dan alasan desil tidak langsung berubah.
Penyaluran bantuan air bersih dilaksanakan pada Jumat (14/8/2026) di Dusun Klayu, Gude 1, dan Gude 2, Kalurahan Sumberwungu, Kapanewon Tepus, Kabupaten Gunungki
Dispetaru Kabupaten Bantul menegaskan, pendirian bangunan di sempadan pantai harus mengikuti aturan merespons sejumlah bangunan yang rusak diterjang gelombang
Road trip makin populer di 2026. Simak 5 tips persiapan sebelum perjalanan jarak jauh