Pandemi Tak Membuat Pelayanan Kantor Imigrasi Kelas I TPI Jogja Turun Kelas

Kepala Kantor Imigrasi Yogyakarta, Andry Indrady tiga dari kanan saat Peringatan Hari Bhakti Imigrasi ke-71, yang dilaksanakan oleh Kantor Imigrasi Kelas I TPI Jogja, Selasa (26/1/2021).-Harian Jogja - Hafit Yudi Suprobo
26 Januari 2021 17:37 WIB Hafit Yudi Suprobo Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN--Era pandemi Covid-19 menjadi tantangan besar bagi imigrasi untuk tetap memberikan pelayanan yang terbaik pada masyarakat sesuai dengan tujuan yang telah dicanangkan oleh Kementerian Hukum dan HAM RI dalam mendukung dan bersiap memasuki era digital 4.0.

Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Prof. Yasonna H.Laoly menyampaikan imigrasi yang merupakan bagian dari Kementerian Hukum dan HAM telah bekerja dengan baik dengan hasil yang memuaskan.

Sebagai penjaga gerbang negara kesatuan republik Indonesia dan sebagai garda terdepan keluar masuknya warga negara asing (WNA) sampai pada tahun 2020, imigrasi mengukir capaian yang membanggakan. Selain mendukung era digital 4.0, imigrasi juga melayani masyarakat dengan sepenuh hati dengan berbagai inovasi yang diluncurkan dalam upaya mempermudah proses keimigrasian.

"Kepada jajaran imigrasi untuk menyelaraskan pola pikir, pemanfaatan sumber daya manusia (SDM) harus berkesinambungan. Situasi Covid-19 sekarang harus dijadikan sebagai momentum untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat ditengah keterbatasan dan situasi yang serba ketidakpastian," ujar Yasonna Laoly melalui keterangan tertulisnya pada Peringatan Hari Bhakti Imigrasi ke-71, Selasa (26/1/2021).

Lebih lanjut, program kegiatan Kementerian Hukum dan HAM yang menjadi sasaran Direktorat Jenderal Imigrasi diantaranya penegakan dan pelayanan hukum. Kemudian, program dukungan manajemen.

“Saya berpesan kepada jajaran imigrasi untuk senantiasa patuh dan teguh. Jadikan pekerjaan yang saudara lakukan sebagai ibadah di depan Tuhan yang maha esa. Kondisi Covid-19 jangan menjadi penghalang saudara untuk berkreasi dan berinovasi demi kemajuan Imigrasi dan Kementerian Hukum dan HAM di masa mendatang," lanjut Yasonna.

Sementara itu, Kepala Kantor Imigrasi Yogyakarta, Andry Indrady menyampaikan bahwa Kantor Imigrasi Yogyakarta pada tahun 2020 telah melakukan pencapaian yang sangat luar biasa dalam membangun zona integritas yaitu mendapatkan predikat Wilayah Bebas Dari Korupsi (WBK).

Anggaran pada masa pandemi Covid-19 menurutnya sangat terbatas, namun Kantor Imigrasi Yogyakarta justru mampu meraih prestasi dalam pengelolaan keuangan. Kantor Imigrasi Kelas I TPI Yogyakarta diklaimnya merupakan salah satu satuan kerja dengan nilai indikator pelaksanaan anggaran terbaik dari seluruh Indonesia.

“Target tahun 2021 Kantor Imigrasi Kelas I TPI Yogyakarta akan berkomitmen terus dalam pembangunan Zona Integitas untuk meraih predikat selanjutnya yaitu predikat Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) dengan terus berdedikasi dan berintegritas tinggi dalam melaksanakan tugas dan fungsinya sehari-hari serta terus berinovasi sebagai bentuk peningkatan pelayanan kepada masyarakat," ujar Andry.

Kegiatan Hari Bhakti Imigrasi ke-71 diakhiri dengan pemotongan tumpeng sebagai ungkapan rasa syukur oleh Menteri Hukum dan HAM RI yang diikuti oleh Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM dan Unit Pelaksana Teknis Keimigrasian se-Indonesia.

"Kesederhanaan peringatan ini semoga tidak mengurangi esensi dari Peringatan Hari Bhakti Imigrasi tetapi sebagai modal memperkuat kita di tengah keterbatasan akibat Pandemi Covid-19. Peringatan Hari Bhakti Imigrasi pada tahun ini yakni pada Selasa, (26/1/2021) dilaksanakan secara sangat sederhana dibandingkan dengan peringatan pada tahun-tahun terdahulu yang penuh dengan kemeriahan dan suka cita," pungkasnya.