Suryodiningratan Gencar Sosialisasikan PTKM

Edukasi kepada pelaku usaha di saat penerapan PTKM. - Ist.
03 Februari 2021 12:37 WIB Lugas Subarkah Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA--Pengetatan secara Terbatas Kegiatan Masyarakat (PTKM) harus didukung semua pihak, termasuk dari pemerintah tingkat kelurahan, masyarakat dan pelaku usaha. Upaya ini salah satunya dilakukan di Kelurahan Suryodiningratan, Kemantren Mantrijeron, Kota Jogja.

Lurah Suryodiningratan Kota Jogja, Rian Wulandari, menuturkan di wilayahnya, sejumlah upaya dilakukan untuk memastikan seluruh elemen masyarakat mematuhi poin-poin dalam PTKM, dengan melibatkan Babinsa dan babinkamtibmas.

BACA JUGA : Banyak Pelanggaran Selama PTKM, Forpi Jogja Desak Aparat Lebih Tegas

“Pertama, kami sosialisasi kepada seluruh elemen masyarakat mulai dari pelaku usaha, RT RW,PKK  dan karang taruna . kedua, melaksanakan monitoring secara berkala dengan melibatkan unsur linmas dan BKO [Bawah kendali Operasi] dengan didampingi bapak mantri pamong praja,” ujarnya, Senin (1/2/2021).

Monitoring dilakukan dengan mendatangi pelaku pelaku usaha khususnya rumah makan dan penyedia jasa kuliner. Para pelaku usaha ini akan diberikan sosialisasi kemudian dipasangi pamflet imbauan di lokasi usaha mereka. “Selain pelaku usaha kita juga edukasi kepada pelanggan yang seringkali enggan beranjak ketika jam sudah masuk pada waktu PTKM [20.00 WIB],” katanya.

BACA JUGA : Ratusan Pelanggaran Terjadi Selama PTKM di Sleman, Terbanyak Tak Pakai Masker

Ketiga, melibatkan Karang Taruna untuk memberikan edukasi lewat sosial media baik facebook, Instagram, whatsapp group dan sebagainya. Keempat, memberi edukasi dengan tindakan nyata dengan merapikan kursi pada pelaku usaha saat sudah pukul 20.00 WIB.

“Tak jemu menghimbau untuk membatasi jumlah kursi yg disediakan sesuai ketentuan [25% dari total kapasitas]. Mendorong pelaku usaha untuk juga mendorong pelanggan take away,” ungkapnya.