MK Hapus Ancaman Pidana, Masyarakat Kini Bebas Gunakan Lambang Garuda
MK cabut larangan penggunaan lambang Garuda Pancasila di luar ketentuan UU. Masyarakat kini bebas memakai Garuda di kaus, topi, hingga atribut lainnya tanpa san
Foto ilustrasi warga mengevakuasi pohon tumbang./Istimewa-FPRB Srimulyo
Harianjogja.com, BANTUL - Hujan disertai angin kencang yang terjadi, Rabu (3/2/2021) sore, membuat sekitar 62 titik pohon tumbang dan 4 orang di Bantul mengalami luka-luka.
Dari 62 titik pohon tumbang, kejadian paling banyak terjadi di Kapanewon Kasihan dengan 23 titik.
“Jumlah ini masih bisa bertambah. Karena sampai saat ini kami masih melakukan pendataan,” kata Manajer Pusdalop BPBD Bantul Aka Lukluk Firmansyah, Kamis (4/2/2021).
BACA JUGA : Angin Kencang di Bantul, Dua Rumah Rusak Tertimpa Pohon
Banyaknya titik tumbang kali ini, diakui oleh Aka adalah kejadian terbesar selama sebulan terakhir. Sebab, sebelumnya, ada belasan rumah mengalami kerusakan akibat tertimpa pohon tumbang, usai hujan disertai angin kencang di Bantul, Rabu (27/1) lalu.
Bedanya, kata Aka, kali ini, ada sebanyak 4 korban pada insiden pohon tumbang. Di mana, satu orang dilaporkan mengalami luka-luka karena tertimpa antena tower dan tiga orang tertimpa lainnya tertimpa pohon.
“Alhamdulillah, mereka hanya mengalami luka ringan,” lanjut Aka.
Menurut Aka, banyaknya kejadian pohon tumbang ini tidak hanya karena faktor cuaca. Akan tetapi juga karena kondisi pohon. Di mana, pohon sudah rimbun dan mengalami pengeroposan.
BACA JUGA : Hujan Disertai Angin Kencang Bikin Pepohonan di Bantul
“Oleh karena itu, kami minta warga untuk melakukan pemangkasab secara swadaya, agar bisa meminimalisasi kemungkinan pohon tersebut tumbang,” ucap Aka.
Sementara Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bantul Ari Budi Nugroho mengatakan, sejauh ini pihaknya sejatinya telah banyak melakukan pemangkasan terhadap sejumlah pohon yang dinilai akan mengkhawatirkan dan berbahaya.
Selain melakukan pemotongan, DLH juga bekerjasama dengan sejumlah pemerintah kalurahan, dan kapanewon setempat untuk melakukan pemangkasan pohon.
BACA JUGA : Bantul Diterjang Hujan dan Angin Kencang, 7 Rumah Rusak
“Disamping itu kami juga kerja sama dengan Forum Pengurangan Risiko Bencana untuk melakukan pemangkasan pohon. Kami sendiri berharap agar warga bisa secara swadaya melakukan pemangkasan terhadap pohon yang sekiranya sudah membahayakan,” ucap Ari.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
MK cabut larangan penggunaan lambang Garuda Pancasila di luar ketentuan UU. Masyarakat kini bebas memakai Garuda di kaus, topi, hingga atribut lainnya tanpa san
Masyarakat bisa mengajukan pembaruan data DTSEN melalui aplikasi Cek Bansos atau kelurahan. Simak cara, syarat, dan alasan desil tidak langsung berubah.
Penyaluran bantuan air bersih dilaksanakan pada Jumat (14/8/2026) di Dusun Klayu, Gude 1, dan Gude 2, Kalurahan Sumberwungu, Kapanewon Tepus, Kabupaten Gunungki
Dispetaru Kabupaten Bantul menegaskan, pendirian bangunan di sempadan pantai harus mengikuti aturan merespons sejumlah bangunan yang rusak diterjang gelombang
Road trip makin populer di 2026. Simak 5 tips persiapan sebelum perjalanan jarak jauh
Prabowo menyebut negara menanggung penuh iuran JKN bagi 96,8 juta warga tidak mampu dan membangun 66 RSUD di berbagai daerah.