Libur Imlek, 20.000 Wisatawan Berkunjung ke Bantul

Foto ilustrasi: Wisatawan bermain dan berenang di Pantai Parangtritis, Bantul. - Harian Jogja/Desi Suryanto
16 Februari 2021 06:27 WIB Ujang Hasanudin Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL--Dinas Pariwisata menyebut selama libur Tahun Baru Imlek terjadi peningkatan kunjungan wisata dibanding libur akhir pekan sebelum-sebelumnya. Tercatat selama libur Imleks dari 12-14 Februari ada 20.030 wisatawan yang berkunjung ke Bantul.

Jumlah wisatawan tersebut baru yang tercatat di objek wisata yang dikelola Dinas Pariwisata Bantul seperti Parangtritis dan sekitarnya, pantai Samas, Goa Cemara, Kuwaru, Pandansimo, Goa Selarong, dan Goa Cerme. Namun yang terbanyak dan mendominasi adalah Parangtritis dan sekitarnya yang hampir 90% lebih. Belum termasuk wisatawan yang berkunjung ke Mangunan dan sekitarnya dan beberapa objek wisata yang dikelola masyarakat.

BACA JUGA : Libur Imlek, Kunjungan Wisata ke Sleman Meningkat

Sekretaris Dinas Pariwisata Bantul, Annihayah mengatakan capaian kunjungan selama libur Imlek ini melebihi target. “Awalnya saya bilang selama weekend selama tiga hari libur Imlek pengunjung paling lima ribuan, tapi ternyata tidak,” kata Annihayah, Senin (15/2/2021).

Dia mencatat pada libur Imlek pada 12 Februari jumlah pengunjung mencapai 4.597 orang, kemudian 13 Februari 5.962 orang, dan 15 Februari sebanyak 9.627 orang. Sehingga total pengunjung selama libur Imlek 20.030 orang. Sementara pendapatan selama tiga hari itu mencapai Rp195.132.500.

“Jadi selama libur imlek terjadi kenaikan jumlah pengunjung dibanding akhir pekan sebelum ada PPKM dan setelah ada PPKM,” ujar Annihayah.

BACA JUGA : Libur Imlek, 2.300 Penumpang KA Tiba di Jogja

Kepala Seksi Promosi dan Informasi Dinas Pariwisata Bantul, Markus Purnomo Adi menambahkan adanya kenaikan kunjungan selama libur Imlek meski di masa Pengetatan secara Terbatas Kegiatan Masyarakat (PPKM) berskala mikro karena kemungkinan masyarakat jenuh di rumah terus, “Mungkin masyarakat ingin refreshing,” kata Markus.

Pria yang akrab disapa Ipung ini mengatakan kunjungan wisatawan ke Bantul mulai turun sejak pemberlakuan PPKM tahap pertama dimana angka kunjungan harian rata-rata seribuan orang, dan akhir pekan sekitar 7.000an orang. sementara sebelum PPKM jumlah pengunjung harian bisa mencapai 2.000-3.000 orang, sementara akhir pekan bisa mencapai 14.000 orang.

“Awal Januari tiga hari libur Tahun Baru tinggi tapi kemudian PPKM tahap pertama anjlok hampir 49 persen. Turun lagi PPKM tahap kedua,” kata Ipung.