Pilur Gunungkidul Digelar 26 September, Pemkab Minta Logistik Tuntas H-2
Pilur serentak di 31 kalurahan Gunungkidul digelar 26 September 2026. Pemkab meminta seluruh logistik, terutama surat suara, siap H-2.
Ilustrasi kemiskinan./JIBI
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL--Pemkab Gunungkidul mengalokasikan anggaran Rp64,4 miliar untuk program pengentasan kemiskinan. Jumlah ini masih bisa bertambah karena anggaran untuk iuran BPJS Kesehatan sebesar Rp66 miliar belum dimasukan kedalam program tersebut.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Gunungkidul, Sri Suhartanto mengatakan, pandemi Covid-19 mengakibatkan program penurunan angka kemiskinan meleset target. Hal ini terlihat adanya peningkatan jumlah warga miskin di tahun lalu menjadi 17,07%. “Naik tipis karena angka kemiskinan di 2019 sebesar 16,61%,” kata Sri Suhartanto, Kamis (18/2/2021).
BACA JUGA : Kemiskinan Gunungkidul Masih di Atas 15%, Ini Pesan Badingah untuk Bupati Terpilih
Meski ada kenaikan, ia mengungkapkan pemkab berkomitmen untuk mengurangi jumlah keluarga miskin di Gunungkidul. Tahun ini, pemkab mengalokasikan anggaran sekitar Rp64,4 miliar guna mengurangi jumlah keluarga miskin di Bumi Handayani.
Rencananya alokasi tersebut digunakan berbagai program seperti perbaikan rumah tak layak huni, pembuatan jamban sehat, padat karya hingga program pemberdayaan masyarakat hingga program kelompok usaha bersama. “Ini total secara akumulasi yang tertuang di APBD 2021,” katanya.
Sri Suhartanto mengungkapkan, jumlah alokasi tersebut belum termasuk bantuan iuran untuk pembayaran BPJS Kesehatan bagi keluarga kurang mampu di Gunungkidul. untuk program ini, kata dia, pemkab mengalokasikan anggaran sebesar Rp66 miliar. “Pembayaran premi ini sebagai bentuk komitmen pemkab memberikan layanan fasilitas jaminan kesehatan bagi warga kurang mampu,” katanya.
BACA JUGA : Warga Miskin di Gunungkidul Tambah Banyak
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pilur serentak di 31 kalurahan Gunungkidul digelar 26 September 2026. Pemkab meminta seluruh logistik, terutama surat suara, siap H-2.
Jadwal SIM Keliling Kulonprogo hari ini 30 September 2026, lengkap dengan lokasi, jam pelayanan, syarat, dan ketentuan perpanjangan SIM.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 30 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Cek jam keberangkatan, kedatangan tiap stasiun dan tarif Rp8.000.
Dokter Yoga Yuniadi meluruskan anggapan obat hipertensi menyebabkan ginjal rusak dan menjelaskan pentingnya menjaga tekanan darah tetap terkendali.
Kuota LPG 3 kg 2027 dipangkas menjadi 8 juta ton. Pemerintah menyiapkan CNG, jargas, dan kompor listrik sebagai energi alternatif.
DPRD Kota Jogja mendorong pencegahan korupsi melalui penguatan sistem, tata kelola transparan, akuntabel, dan budaya integritas.