Ada Pusaran Angin, BMKG Peringatkan Waspada Cuaca Ekstrem di Pesisir Gunungkidul

Ilustrasi angin kencang. - JIBI
23 Februari 2021 19:07 WIB Jalu Rahman Dewantara Gunungkidul Share :

Harianjogja.com, JOGJA--Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat di pesisir DIY, khususnya Kabupaten Gunungkidul untuk mewaspadai cuaca ekstrem seiring kemunculan sirkulasi siklonik yang kini tengah mendekati wilayah tersebut.

Kepala BMKG Dwikorita Karnawati, mengatakan sirkulasi siklonik atau pusaran angin telah bergerak dari wilayah Australia menuju Indonesia, dan pada Selasa (23/2/2021) ini sudah sampai di perairan selatan NTB. Diperkirakan bibit siklon itu mencapai wilayah DIY, tepatnya pesisir Gunungkidul pada Rabu (24/2/2021) dan diprediksi hilang pada Minggu (28/2/2021).

BACA JUGA: Soal Sanksi untuk Penolak Vaksin, Ini Kata Pemda DIY

"Hari ini sudah mencapai selatan NTB dan untuk selatan DIY pada tanggal 24 Februari 2021, tepatnya di Kabupaten Gunungkidul," kata Dwikorita kepada wartawan seusai koordinasi tentang kebencanaan dengan Pemda DIY di Komplek Kepatihan Jogja, Selasa (23/2/2021).

Ia mengatakan sirkulasi siklonik kemungkinan besar tidak akan menerjang langsung wilayah daratan, melainkan di atas perairan yang jaraknya mencapai ratusan kilometer dari pesisir. Walaupun begitu, masyarakat harus tetap waspada karena fenomena alam ini dapat menyebabkan cuaca ekstrim seperti hujan lebat, angin kencang hingga ombak besar. Di samping itu juga berpotensi menimbulkan pusaran angin, meski kemungkinannya kecil.

"Sehingga mulai tanggal 24 Februari 2021 kita harus sudah waspada, untuk para nelayan di pesisir perlu hati-hati," ujarnya.

BMKG telah menyampaikan informasi tentang sirkulasi siklonik beserta dampaknya kepada Gubernur DIY. Diharapkan pihak-pihak terkait kebencanaan bisa disiapkan untuk meminimalisir bencana.