DVI Polri Identifikasi 2 Jenazah Korban KM Virgo Transport 8
DVI Polri mengidentifikasi dua dari enam jenazah korban KM Virgo Transport 8. Sebanyak 129 orang masih dalam pencarian.
Tangkapan layar peta Sebaran Kasus Covid di DIY versi Pemda DIY. (corona.jogjaprov.go.id)
Harianjogja.com, SLEMAN--Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta mengklaim berdasarkan update peta epidemiologi COVID-19 di kecamatan setempat per 27 Februari 2021 sudah tidak ada yang masih berstatus zona merah COVID-19.
"Berdasarkan peta epidemiologi COVID-19 yang terakhir pada 27 Februari 2021 kondisi zona di Kabupaten Sleman yang semakin membaik. Saat ini sudah tidak ada kecamatan yang berstatus zona merah," kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman Joko Hastaryo di Sleman, Jumat (5/3/2021).
Menurut dia, dari 17 kecamatan (kapanewon) di Kabupaten Sleman saat ini masih menyisakan enam kecamatan yang masih berstatus zona oranye, sedangkan 11 kecamatan lainnya sudah berstatus zona kuning.
"Enam kecamatan yang masih berstatus zona oranye tersebut yakni, Kecamatan Prambanan, Kalasan, Ngemplak, Pakem, Motudan dan Kecamatan Munggir," katanya.
Ia mengatakan, meskipun saat ini di Kabupaten Sleman belum ada kecamatan yang berstatus zona hijau, namun peta epidemiologi COVID-19 ini menunjukkan perkembangan yang baik di Sleman.
BACA JUGA: Mutasi Virus Corona Sudah Sampai ke Indonesia, Jogja Perlu Antisipasi
"Ini juga tidak lepas dari disiplin masyarakat dalam penerapan protokol kesehatan, juga penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berbasis mikro yang cukup efektif mengendalikan laju penyebaran COVID-19 di Sleman," katanya.
Ia berharap, dengan semakin meningkatnya kesadaran masyarakat untuk disiplin dalam protokol kesehatan dan mulai dilaksanakannya vaksinasi COVID-19 tahap kedua ini semakin dapat menekan pertambahan angka penyebaran COVID-19.
"Semoga semua wilayah di Sleman dapat segera berstatus zona hijau COVID-19," katanya.
Sementara itu berdasarkan data Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman untuk jumlah kasus COVID-19 per 2 Maret 2021 tercatat untuk jumlah suspek COVID-19 sebanyak 4.545 kasus dengan jumlah kasus suspek meninggal dunia sebanyak 97 kasus.
Sedangkan untuk kasus konfirmasi positif COVID-19 tercatat sebanyak 10.203 kasus dengan jumlah pasien asimtomatik sebanyak 5.416 kasus, pasien gejala ringan 4.195 kasus, gejala sedang 406 kasus dan gejala berat sebanyak 186 kasus.
Kemudian untuk kasus konfirmasi positif COVID-19 yang sudah dinyatakan sembuh sebanyak 9.172 kasus dan meninggal dunia konfirmasi positif COVID-19 ada sebanyak 271 kasus, dan skrining telah dilakukan terhadap sebanyak 43.685 orang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
DVI Polri mengidentifikasi dua dari enam jenazah korban KM Virgo Transport 8. Sebanyak 129 orang masih dalam pencarian.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Sabtu 19 September 2026 tersedia 5 perjalanan dari masing-masing arah. Cek jadwal lengkapnya.
Jadwal KRL Jogja-Solo Sabtu 19 September 2026 lengkap dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur, termasuk keberangkatan terakhir.
Pemkot Jogja sidak Alkid usai viral dugaan pungutan pelaku usaha. Wawali Wawan Harmawan meminta persoalan diklarifikasi.
Jadwal KRL Solo-Jogja Sabtu 19 September 2026 dari Stasiun Palur ke Jogja lengkap dengan waktu keberangkatan tiap stasiun.
PSIM Jogja kalah 2-1 dari Madura United setelah unggul lebih dulu. Van Gastel menilai laga seharusnya sudah dikunci sejak babak pertama.