Data 5,7 Juta Pelanggan Fore Diakses Tanpa Izin, Ini Imbauannya
Fore Kopi mengungkap akses tanpa izin terhadap data hingga 5,7 juta akun pelanggan. Simak jenis data terdampak dan imbauan perusahaan.
GKR Mangkubumi bersama kerabat keraton membuat kue apem dalam upacara Ngapem di Bangsal Sekar Kedaton, Kompleks Keputren, Keraton Ngayogyakarta, Jogja, Sabtu (14/04/2018)./ Harian Jogja-Desi Suryanto
Harianjogja.com, JOGJA--Peringatan Tingalan Jumenengan Dalem (Ulang Tahun Kenaikan Takhta) Sri Sultan HB X di Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat tahun ini berbeda dari biasanya, karena menyesuaikan pandemi Covid-19. Menurut Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Mangkubumi, meski berbeda dalam prosesi, namun tidak mengubah esensi dan filosofinya.
“Tahun lalu, pandemi sudah ada saat Tingalan Jumenengan Dalem. Pada saat itu, pelaksanaan Labuhan Lawu yang biasanya dilaksanakan sampai Hargo Dalem, disesuaikan hanya sampai di Cemoro Kandang. Meski demikian, uba rampe yang disiapkan beserta prosesinya tetaplah sama,” kata GKR Mangkubumi dalam rilis pada Minggu (7/3/2021).
Adapun rangkaian upacara yang wajib ada dalam Tingalan Jumenengan Dalem yaitu Ngebluk, Ngapem, Sugengan, dan Labuhan di tiga tempat. Rencananya semua tetap digelar dengan pembatasan-pembatasan, termasuk siapa saja yang akan terlibat atau bertanggungjawab.
Selain itu, acara di luar Hajad Dalem seperti pameran dan simposium tetap berjalan dengan beberapa penyesuaian. Pada tanggal 7 Maret 2021 ini, kenaikan takhta Sri Sultan HB X menginjak usia ke-32 tahun. Menurut GKR Mangkubumi, usia panjang ini bukan hanya penanda periode kekuasaan, namun juga zaman yang telah berubah.
Pada kepemimpinan Sri Sultan HB X, Kraton berupaya untuk relevan dengan perkembangan zaman. Kraton menggunakan perkembangan teknologi untuk syiar budaya yang lebih luas. “Kekayaan budaya Kraton baik benda maupun tak benda didokumentasikan agar masyarakat bisa mengenal, mempelajari, kemudian ikut menjaga. Hal-hal ini tentu membutuhkan dukungan dari tenaga Abdi Dalem yang memiliki keahlian namun tetap menjunjung tinggi adat dan budi pekerti,” kata GKR Mangkubumi.
Geliat maju dari dalam Kraton harapannya bisa menjadi semangat untuk membangun DIY yang semakin sejahtera namun tetap berbudaya. GKR Mangkubumi berharap Ngarsa Dalem (Sri Sultan HB X) selalu sehat sehingga dapat menjadi sosok yang Hamengku (melindungi), Hamangku (mengutamakan kepentingan rakyat, lebih banyak memberi daripada menerima), dan Hamengkoni (menguatkan).
“Di samping itu, semoga beliau selalu diberikan tambahan berkah dalam memimpin Kraton, keluarga, dan masyarakat Jogja dengan segala dinamikanya,” kata GKR Mangkubumi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Fore Kopi mengungkap akses tanpa izin terhadap data hingga 5,7 juta akun pelanggan. Simak jenis data terdampak dan imbauan perusahaan.
dr Tompi menawarkan bantuan medis gratis bagi mahasiswa yang terluka saat demonstrasi dan membutuhkan penanganan luka atau jahitan.
Kecerdasan anak kerap dikaitkan dengan gen ibu melalui kromosom X. Namun, benarkah IQ lebih banyak diwariskan ibu daripada ayah?
Bournemouth menjamu Leeds United pada pekan kesembilan Liga Inggris. Simak jadwal, kondisi tim, prediksi susunan pemain, dan peluang kedua klub.
OJK mengidentifikasi 11 usaha gadai swasta belum berizin dan sejumlah pinjaman pribadi ilegal. Simak daftar nama serta cara melaporkannya.
Veda Ega Pratama unggul delapan poin atas Hakim Danish di klasemen Moto3 2026. Keduanya akan kembali bersaing dalam balapan di Malaysia.