Jumlah Pemudik Lebaran 2021 Diperkirakan Melonjak

Pemeriksaan kesehatan pengendara sebagai antisipasi penyebaran Virus Corona. - Harian Jogja/Catur Dwi Jannati
18 Maret 2021 13:37 WIB Catur Dwi Janati Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL-Pemkab Bantul menyatakan siap mengikuti arahan lebih lanjut terkait mudik lebaran 2021. Dishub Bantul memprediksi jumlah pemudik tahun ini bakal lebih dari pada tahun sebelum ada pandemi.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bantul, Aris Suharyanta menyebutkan meski telah ada pernyataan langsung diperbolehkan mudik oleh Menteri Perhubungan, Aris belum menerima instruksi detail mengenai pernyataan tersebut.

"Kalau soal penyekatan atau pengecekan, kita belum ada perintah. Cuma sebagai kegiatan rutinitas kalau pas hari raya itu kita kita menyiapkan personel untuk melakukan Pengamanan Arus Mudik [PAM] atau ngepos di jalan-jalan yang diprediksi akan berpotensi macet," terangnya Kamis (18/3/2021).

BACA JUGA : Mudik Tak Akan Dilarang, Ini Tanggapan Sultan Jogja

"Jadi kalau teknis penyekatan atau pengecekan pemudik belum ada perintah dari Dishub DIY atau dari gubernur. Dishub sudah membolehkan, dari pak Menteri Perhubungan sudah memastikan untuk boleh mudik," imbuhnya.

Disebutkan Aris pada lebaran 2020 kemarin jumlah pemudik di Bantul sangat sedikit sekali. Sedikitnya jumlah pemudik dikarenakan sudah diberlakukan pembatasan. "[Mudik 2020] itu kaya normal hari biasa, enggak ada peningkatan. Tidak banyak [pemudik], normal saja tidak ada menunjukkan peningkatan arus yang signifikan enggak ada," tandasnya.

Aris memperkirakan jumlah pemudik bakal meningkat pada lebaran kali ini. Bahkan Aris memperkirakan jumlah pemudik jauh lebih banyak ketimbang masa sebelum pandemi di tahun 2019. "Kita perkirakan begitu [meningkat], malah kemungkinan bisa lebih karena yang 2020 dibatasi tidak boleh, saya yakin tahun ini akan lebih dari biasanya sebelum ada Covid-19," tegasnya.

"Kita internal sudah koordinasi untuk menyikapi pak Menteri itu memberikan sambutan yang diperbolehkan itu kita terus koordinasi. Nanti kita antisipasi karena kita perkirakan akan padat sekali. Nanti kita antisipasi sesuai kapasitas kita, kalau hari raya sebagai kegiatan rutinitas kita pos di jalan, terutama daerah-daerah wisata dan jalan potensi macet. Kalau penyekatan belum ada koordinasi," tukasnya.

BACA JUGA : Mudik Tidak Dilarang, Organda DIY: Ini Kado Ulang Tahun

Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih optimis jumlah kasus akan turun seiring dengan vaksinasi. Halim berharap saat lebaran nanti proses vaksinasi telah selesai. Pemkab masih menunggu juknis dari pusat kaitannya dengan mudik harus pakai antigen atau tidak, maupun terkait dengan penyekatan atau pengecekan.

Pada intinya Halim mendukung kebijakan pemerintah pusat dan akan mengambil langkah selaras serta tidak akan menolak kebijakan dari pusat. Perkembangan pandemi yang nantinya akan dilihat untuk acuan mudik lebaran 2021.