Sri Sultan Dorong Jamsostek Menjangkau Pedagang Kecil dan Pekerja Informal di DIY
Sri Sultan mendorong Jamsostek menjangkau pedagang kecil, UMKM, pekerja informal hingga pekerja harian di DIY.
Foto ilustrasi: Petugas memeriksa kupon peserta vaksinasi COVID-19 yang dibagikan kepada pedagang di Pasar Tanah Abang Blok A, Jakarta, Rabu (17/2/2021). /ANTARA FOTO-Hafidz Mubarak A
Harianjogja.com, SLEMAN- Pelaksanaan vaksinasi bagi lansia secara mataron terus digelar di 22 Rumah Sakit di Sleman. Dinas Kesehatan (Dinkes) Sleman juga memperpanjang pendaftaran vaksinasi bagi lansia hingga 22 Maret melalui link pendaftaran daftarvaksin.slemankab.go.id.
Kepala Dinkes Sleman Joko Hastaryo mengatakan sejak ditentukan larangan vaksin on the spot bagi lansia yang tidak terdaftar melalui link pendaftaran, belum ada laporan dari 22 RS adanya lansia yang divaksin meski belum mendaftar secara online.
"Pelaksanaan hari kedua relatif lancar. Kendalanya paling karena miskomunikasi saja karena banyaknya link pendaftaran yang membuat bingung calon peserta," kata Joko saat dihubungi Harian Jogja, Rabu (17/3/2021).
Baca juga: Hasil Studi: Serbuk Sari di Udara Potensial Tingkatkan Risiko Infeksi Covid-19
Diakui Joko, ada masalah miskomunikasi terkait dengan pendaftaran lansia. Di lapangan, Dinkes menerima laporan banyak lansia mendaftar melalui berbagai link sehingga tidak masuk ke dalam data base Dinkes Sleman. Sebagian masyarakat mendaftar melalui link pedulilindungi.id dan tidak melakukan pendaftaran dilink resmi milik Dinkes.
"Peserta vaksinasi lansia ada yang mendaftar melalui pedulilindungi, ada yang pakai aplikasi Kemkes padahal hanya untuk ibukota provinsi, tapi nyatanya banyak juga warga Sleman yang berhasil daftar. Ada yang pakai aplikasi daftarvaksin Sleman. Ada yang suami sudah dapat SMS, tapi istri belum tapi minta untuk tetap dilayani," ujar Joko.
Dijelaskan Joko, Dinkes sudah meminta agar layanan vaksin on the spot tidak dilakukan oleh rumah sakit pada hari kedua. Layanan on the spot oleh rumah sakit di hari pertama masih ditoleransi untuk menghindari kegaduhan. Mulai hari kedua, Dinkes meminta agar rumah sakit dan masyarakat harus taat pada SOP.
Baca juga: Mulai April, Tiap Keluarga di Sleman Bakal Didata
"Hanya yang sudah mendapat SMS blast dari Kominfo yang dilayani. Dari evaluasi tadi (kemarin) siang yang on the spot sudah tidak ada laporan. Sementara yang dilayani RS hanya yang sudah terdaftar di daftarvaksin Sleman," kata Joko.
Humas dan Kominfo RS PKU Muhamadiyah Gamping, Hepy Setyo Dewanto mengatakan untuk RS PKU tidak melayani vaksinasi lansia on the spot. Total lansia yang terdaftar untuk divaksin di rumah sakit tersebut sebanyak 500 orang. Pihaknya hanya melayani peserta vaksin yang sudah terdaftar.
"Pelaksanaan vaksinasi lansia dibagi lima hari. Masing-masing 100 lansia per hari. Yang divaksin harus sesuai jadwal yang sudah ditentukan. Vaksin on the spot tidak dibolehkan," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sri Sultan mendorong Jamsostek menjangkau pedagang kecil, UMKM, pekerja informal hingga pekerja harian di DIY.
Jadwal KA Bandara YIA Sabtu 24 Oktober 2026 tersedia untuk layanan reguler dan Xpress. Simak waktu keberangkatan dan kedatangannya.
Jadwal KRL Solo-Jogja Sabtu 24 Oktober 2026 dari Palur tersedia mulai pukul 05.00 WIB. Simak jadwal lengkap di setiap stasiun.
Jadwal KRL Jogja-Solo Sabtu 24 Oktober 2026 tersedia dalam 15 perjalanan. Simak jadwal tiap stasiun dan tarif tiket Rp8.000.
Pemda DIY berencana membuka Konsulat Kehormatan Meksiko di Royal Ambarrukmo untuk memperkuat kerja sama pendidikan, seni, dan budaya.
Dua tahun Prabowo-Gibran, pariwisata Indonesia makin merata. Kunjungan wisatawan tumbuh di Danau Toba, Manado-Likupang, dan desa wisata.