KBD 2026 Solo Sasar 3 Kelurahan, Talud dan Saluran Air Dibantu TNI
KBD Tahap III-V Solo menyasar Gandekan, Tipes dan Semanggi dengan perbaikan talud, pavingisasi dan saluran air untuk cegah genangan.
Foto ilustrasi: Petugas memeriksa kupon peserta vaksinasi COVID-19 yang dibagikan kepada pedagang di Pasar Tanah Abang Blok A, Jakarta, Rabu (17/2/2021). /ANTARA FOTO-Hafidz Mubarak A
Harianjogja.com, SLEMAN- Pelaksanaan vaksinasi bagi lansia secara mataron terus digelar di 22 Rumah Sakit di Sleman. Dinas Kesehatan (Dinkes) Sleman juga memperpanjang pendaftaran vaksinasi bagi lansia hingga 22 Maret melalui link pendaftaran daftarvaksin.slemankab.go.id.
Kepala Dinkes Sleman Joko Hastaryo mengatakan sejak ditentukan larangan vaksin on the spot bagi lansia yang tidak terdaftar melalui link pendaftaran, belum ada laporan dari 22 RS adanya lansia yang divaksin meski belum mendaftar secara online.
"Pelaksanaan hari kedua relatif lancar. Kendalanya paling karena miskomunikasi saja karena banyaknya link pendaftaran yang membuat bingung calon peserta," kata Joko saat dihubungi Harian Jogja, Rabu (17/3/2021).
Baca juga: Hasil Studi: Serbuk Sari di Udara Potensial Tingkatkan Risiko Infeksi Covid-19
Diakui Joko, ada masalah miskomunikasi terkait dengan pendaftaran lansia. Di lapangan, Dinkes menerima laporan banyak lansia mendaftar melalui berbagai link sehingga tidak masuk ke dalam data base Dinkes Sleman. Sebagian masyarakat mendaftar melalui link pedulilindungi.id dan tidak melakukan pendaftaran dilink resmi milik Dinkes.
"Peserta vaksinasi lansia ada yang mendaftar melalui pedulilindungi, ada yang pakai aplikasi Kemkes padahal hanya untuk ibukota provinsi, tapi nyatanya banyak juga warga Sleman yang berhasil daftar. Ada yang pakai aplikasi daftarvaksin Sleman. Ada yang suami sudah dapat SMS, tapi istri belum tapi minta untuk tetap dilayani," ujar Joko.
Dijelaskan Joko, Dinkes sudah meminta agar layanan vaksin on the spot tidak dilakukan oleh rumah sakit pada hari kedua. Layanan on the spot oleh rumah sakit di hari pertama masih ditoleransi untuk menghindari kegaduhan. Mulai hari kedua, Dinkes meminta agar rumah sakit dan masyarakat harus taat pada SOP.
Baca juga: Mulai April, Tiap Keluarga di Sleman Bakal Didata
"Hanya yang sudah mendapat SMS blast dari Kominfo yang dilayani. Dari evaluasi tadi (kemarin) siang yang on the spot sudah tidak ada laporan. Sementara yang dilayani RS hanya yang sudah terdaftar di daftarvaksin Sleman," kata Joko.
Humas dan Kominfo RS PKU Muhamadiyah Gamping, Hepy Setyo Dewanto mengatakan untuk RS PKU tidak melayani vaksinasi lansia on the spot. Total lansia yang terdaftar untuk divaksin di rumah sakit tersebut sebanyak 500 orang. Pihaknya hanya melayani peserta vaksin yang sudah terdaftar.
"Pelaksanaan vaksinasi lansia dibagi lima hari. Masing-masing 100 lansia per hari. Yang divaksin harus sesuai jadwal yang sudah ditentukan. Vaksin on the spot tidak dibolehkan," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
KBD Tahap III-V Solo menyasar Gandekan, Tipes dan Semanggi dengan perbaikan talud, pavingisasi dan saluran air untuk cegah genangan.
Jadwal KRL Jogja-Solo Sabtu 3 Oktober 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal lengkap tiap stasiun dan tarifnya Rp8.000.
Indonesia masih berpeluang menambah emas Asian Games 2026 lewat sepak takraw dan padel setelah mengoleksi 35 medali.
KBRI Bangkok mengimbau WNI di Thailand memantau cuaca dan kondisi jalan untuk mengantisipasi banjir hingga 7 Oktober 2026.
Hashim mundur dari WIFI. Pengamat menilai Internet Rakyat dan pemanfaatan spektrum 1,4 GHz tetap berjalan sesuai komitmen perusahaan.
DPRD Kota Jogja mendorong pengembangan UMKM secara merata hingga tingkat kampung melalui promosi, pemasaran, dan dukungan berkelanjutan.