Pengukuhan Kalurahan Tangguh Bencana Diawali Gladi Penanganan Angin Kencang

Sejumlah anggota Kaltana Sendangrejo mengikuti pengukuhan, Sabtu (3/4). - Ist.
05 April 2021 07:37 WIB Lugas Subarkah Sleman Share :

Harianjogja.com, MINGGIR--Kalurahan Sendangrejo, Kapanewon Minggir, Sleman  kini telah resmi memiliki Kalurahan Tangguh Bencana (Kaltana). Pengukuhan berlangsung pada Sabtu (3/4/2021) dengan diawali gladi posko penanggulangan bencana angin kencang.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DIY, Biwara Yuswantana, menjelaskan Kalurahan Sendangrejo menjadi Kaltana ke 263 yang dibentuk di seluruh DIY. Hal ini menjadi upaya antisipasi di 301 desa atau kalurahan di DIY yang rawan bencana.

Karena masih dalam situasi pandemi covid-19, gladi posko dilaksanakan secara terbatas. “Dalam situasi normal gladi penanggulangan bencana ini melibatkan ratusan masyarakat, namun dalam situasi pandemi gladi menaati protokol kesehatan,” ujarnya, Minggu (4/4/2021).

BACA JUGA : Desa Tangguh Inisiasi BPBD DIY, Salah Satu Kunci

Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa menuturkan gladi posko penanggulangan bencana ini merupakan salah satu upaya untuk melakukan persiapan dalam menghadapi terjadinya bencana alam di Kalurahan Sedangrejo.

“Dalam menyikapi kejadian bencana, pada saat ini kita tidak lagi bersikap responsif namun sudah menuju upaya preventif yaitu pengelolaan resiko bencana,” katanya.

Menurutnya, Pemkab Sleman tidak akan mampu melakukan mitigasi bencana tanpa dukungan dan peran aktif dari masyarakat, tim relawan dan para pemangku kepentingan lainnya. Maka pihaknya berupaya untuk membekali masyarakat dengan pengetahuan dan keterampilan mitigasi bencana.

BACA JUGA : Hadapi Potensi Angin Kencang, Sumberahayu Bentuk

”Berkenaan dengan hal tersebut, melalui gladi posko ini saya harapkan seluruh pemangku kepentingan beserta masyarakat memiliki pengetahuan, keterampilan serta kesiap siagaan dalam menghadapi terjadinya bencana,” ungkapnya.