Masyarakat Mudik Lebih Awal

Petugas gabungan saat melakukan ramp check di Terminal Jombor, Senin (27/5/2019). - Harian Jogja/Yogi Anugrah
13 April 2021 03:57 WIB Lugas Subarkah Sleman Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Masyarakat diperkirakan akan lebih banyak melakukan perjalanan mudik di awal sebelum pemberlakuan larangan mudik. Terbukti, sudah mulai ada peningkatan arus di terminal.

Kepala Seksi Pengelolaan Terminal Wates dan Jombor, Dinas Perhubungan DIY, Yuniarti, menjelaskan di Terminal Jombor terjadi peningkatan ujumlah penumpang pada Sabtu dan Minggu (10-11/4) lalu. "Khususnya untuk jalur lintas Sumatera," ujarnya, Senin (12/4/2021).

BACA JUGA : Mudik Dilarang, Perbatasan Bantul Akan Dijaga Ketat

Dengan adanya kebijakan larangan mudik dari pemerintah pusat saat lebaran, ia mengakui ada potensi peningkatan jumlah pemudik di luar lebaran. "Kalau potensi itu sepertinya ada, tapi bagaimana realisasinya belum tahu," katanya.

Salah satu pemudik di luar lebaran, Robandi, berdomisili di Kalurahan Selomartani, Kapanewon Kalasan, memutuskan untuk mudik lebih awal karena khawatir saat lebaran nanti malah tidak bisa mudik.

Warga asli Cirebon, Jawa Barat ini mengaku tidak mengkhawatirkan soal pekerjaan karena memang memungkinkan untuk dikerjakan dari kampung halaman. "Dari kantor dapat keringanan, bisa dikerjakan di rumah," ungkapnya.

BACA JUGA : Gelombang Pemudik Diperkirakan Tiba di Jogja 2 Pekan Sebelum Lebaran