Kasus Daycare Jogja, Sultan HB X: Harapannya Ini Pertama dan Terakhir
Sultan HB X soroti kasus Little Aresha, tegaskan nol toleransi kekerasan dan dukung proses hukum di DIY.
Petugas gabungan saat melakukan ramp check di Terminal Jombor, Senin (27/5/2019). /Harian Jogja-Yogi Anugrah
Harianjogja.com, JOGJA—Masyarakat diperkirakan akan lebih banyak melakukan perjalanan mudik di awal sebelum pemberlakuan larangan mudik. Terbukti, sudah mulai ada peningkatan arus di terminal.
Kepala Seksi Pengelolaan Terminal Wates dan Jombor, Dinas Perhubungan DIY, Yuniarti, menjelaskan di Terminal Jombor terjadi peningkatan ujumlah penumpang pada Sabtu dan Minggu (10-11/4) lalu. "Khususnya untuk jalur lintas Sumatera," ujarnya, Senin (12/4/2021).
BACA JUGA : Mudik Dilarang, Perbatasan Bantul Akan Dijaga Ketat
Dengan adanya kebijakan larangan mudik dari pemerintah pusat saat lebaran, ia mengakui ada potensi peningkatan jumlah pemudik di luar lebaran. "Kalau potensi itu sepertinya ada, tapi bagaimana realisasinya belum tahu," katanya.
Salah satu pemudik di luar lebaran, Robandi, berdomisili di Kalurahan Selomartani, Kapanewon Kalasan, memutuskan untuk mudik lebih awal karena khawatir saat lebaran nanti malah tidak bisa mudik.
Warga asli Cirebon, Jawa Barat ini mengaku tidak mengkhawatirkan soal pekerjaan karena memang memungkinkan untuk dikerjakan dari kampung halaman. "Dari kantor dapat keringanan, bisa dikerjakan di rumah," ungkapnya.
BACA JUGA : Gelombang Pemudik Diperkirakan Tiba di Jogja 2 Pekan Sebelum Lebaran
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sultan HB X soroti kasus Little Aresha, tegaskan nol toleransi kekerasan dan dukung proses hukum di DIY.
Jadwal KRL Jogja-Solo Sabtu 5 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal tiap stasiun, tarif Rp8.000, dan cara pembayarannya.
OJK DIY menyebut judi online bisa mendorong masyarakat menggunakan pinjol. Outstanding P2P lending DIY capai Rp1,41 triliun.
DPRD Sleman mendorong perbaikan data desil dibuka berkala agar perubahan kondisi ekonomi masyarakat dapat tercermin dalam data.
Banjir bandang Nepal-China menewaskan 1.280 orang dan membuat lebih dari 5.620 orang hilang. Operasi pencarian memasuki pekan kedua.
Dampak bullying dapat terbawa hingga sekolah baru. SIKOMHATI.ID diterapkan di SMK YPKK Tepus untuk memperkuat empati dan komunikasi siswa.