Karena TPS, Anggaran Pilihan Lurah Gunungkidul Membengkak

Ilustrasi - Freepik
13 April 2021 15:57 WIB David Kurniawan Gunungkidul Share :

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Keluarga Berencana (DP3AKBPMD) Gunungkidul mengusulkan penambahan anggaran pilihan lurah sebesar Rp800 juta. Usulan ini untuk mengakomodasi penambahan tempat pemunguntan suara (TPS) sesuai dengan instruksi Menteri Dalam Negeri.

Kepala Bidang Pemerintahan Desa DP3AKBPMD Gunungkidul, M Farkhan, mengatakan untuk menyukseskan pilihan lurah serentak di 58 kalurahan, pemkab sudah mengalokasikan anggaran sebesar Rp3,3 miliar. Namun, setelah muncul surat edaran Kemendagri yang menyebut maksimal pemilih 500 orang di setiap TPS, anggaran bertambah. “Ada tambahan dari 500 menjadi 770 TPS untuk pilihan serentak di 58 kalurahan,” kata Farkhan, Selasa (13/4/2021).

BACA JUGA: Merapi Semburkan Awan Panas 1,8 Kilometer dari Puncak

Farkhan telah mengajukan tambahan anggaran Rp800 juta pada saat pembahasan ABPD Perubahan 2021. “Jadi kalau ditotal kebutuhan mencapai Rp4,1 miliar. Rencananya, penambahan digunakan untuk membiayai kebutuhan anggaran di TPS-TPS tambahan, termasuk didalamnya honor petugas,” katanya.

Rencananya, pemilihan serentak di 58 kalurahan diselenggarakan pada Oktober dan tahapan secara resmi akan dimulai Mei mendatang.

Ketua Komisi A DPRD Gunungkidul Ery Agustin S. berharap penyelenggaraan pilihan lurah serentak di Gunungkidul bisa berjalan dengan sukses. Selain itu, pemilihan ini jangan sampai menjadi sumber penyebaran virus Corona sehingga pelaksanaannya harus mengacu pada protokol kesehatan.