Refocusing Anggaran, Gedung BPBD Gunungkidul Tetap Dibangun Tahun Ini

Ilustrasi. - Freepik
14 April 2021 07:37 WIB David Kurniawan Bantul Share :

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUPRKP) Gunungkidul memastikan pembangunan gedung BPBD tetap dilanjutkan di tahun ini. Ditargetkan di 2021, gedung tersebut sudah bisa digunakan untuk perkantoran.

Kepala Seksi Bangunan Gedung dan Tata Bangunan, Bidang Cipta Karya, DPUPRKP Gunungkidul, Nanang Irawanto mengatakan, refocusing anggaran yang dilakukan pemkab berdampak terhadap program pembangunan infrastruktur. Hal ini terlihat adanya penundaan pembangunan rumah sakit Bedoyo yang nilainya mencapai Rp13 miliar.

Meski demikian, tidak semua pembangunan dihapuskan karena lanjutan untuk gedung BPBD bisa dilanjutkan tahun ini. Hanya saja, ada pengurangan pagu anggaran dari Rp4 miliar menjadi Rp3,5 miliar.

“Berkurang sekitar Rp500 juta karena terkena refokusing anggaran,” kata Nanang kepada wartawan, Selasa (13/4/2021).

Baca juga: Fenomena Cahaya Muncul di Langit Seusai Gempa Malang, Begini Penjelasan BMKG

Dia menjelaskan, untuk proses pada saat sekarang masih review DED, guna mengakomodasi kantor Pusdalops di lantai dua. Meski demikian, kajian ulang ini tidak mengganggu dalam perencaan karena program harus selesai di akhir 2021 sehingga mulai bisa digunakan di tahun depan.

Nanang mengakui meski tetap dilanjutkan, adanya pemangkasan anggaran berdampak terhadap target penyelesaian. Seharusnya gedung BPBD bisa selesai penuh di akhir tahun, namun karena dampak dari refokusing ada beberapa pengerjaan yang harus diselesaikan tahun depan. “Misalnya pengerasan halaman belum bisa dan akan diselesaikan di 2022. Meski demikian, pengerjaan itu tidak mengganggu target pengoperasian,” katanya.

Menurut dia, untuk penyelesaian juga sudah membuat jadwal dari mulai proses lelang hingga pelaksanaan pembangunan. “Mudah-mudahan akhir bulan ini bisa lelang dan dua bulan kemudian bisa pengerjaan. Kalau terlaksana, maka target selesai akhir tahun bisa tercapai,” katanya.

Kepala Bidang Cipta Karya, DPUPRKP Gunungkidul, Agus Subaryanta mengatakan, pembangunan gedung BPBD sudah dimulai sejak 2019. Namun demikian, program sempat terhenti karena adanya pandemi corona. “Tahun lalu [2020] sempat dianggarkan tapi terkena refokusing untuk penangan corona sehingga dianggarkan lagi di tahun ini,” kata Agus.