Mudik Dilarang: GRBB Digulirkan, Perantau Bisa Belanja Produk Kulonprogo

Salah satu produk Kulonprogo Cokelat Won Dis Dwi Martuti Rahayu. - Ist/Dok Pribadi Dwi Martuti Rahayu
23 April 2021 03:57 WIB Hafit Yudi Suprobo Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, WATES--Keputusan pemerintah yang melarang mudik lebaran tahun 2021 di tengah pandemi Covid-19 membuat pemerintah kabupaten Kulonprogo mengadakan program Gayeng Regeng Blonjo Bareng (GRBB).

Bupati Kulonprogo, Sutedjo, mengatakan masyarakat Kulonprogo yang berada di perantauan tetap bisa merasakan nuansa kampung halaman. Pasalnya, Badan Koordinasi (Bakor) Paguyuban Kulon Progo (PKP) akan mengadakan program Gayeng Regeng Blonjo Bareng (GRBB) di daerah tujuan merantau. Diantaranya wilayah Jabodetabek.

BACA JUGA : Mudik Lebaran Dilarang, Perantau di Jogja Mulai Pulang

"Pemkab Kulonprogo akan mengadakan program Gayeng Regeng Blonjo Bareng (GRBB) di luar daerah sebagai upaya mengobati rindu kampung halaman bagi masyarakat yang merantau. Hal itu menyusul aturan pemerintah pusat tentang larangan mudik lebaran ditengah pandemi Covid-19 ini," kata Sutedjo pada Kamis (22/4/2021).

Sutedjo berharap agar masyarakat Kulonprogo yang pergi merantau ke luar daerah untuk bisa menaati peraturan pemerintah terkait dengan larangan mudik. Harapannya, tradisi pulang ke kampung halaman bisa ditunda terlebih dahulu guna mencegah penularan virus Covid-19.

BACA JUGA : Bupati Minta Perantau Asal Gunungkidul Tak Usah Pulang 

"Dari program ini perantau bisa tetap belanja produk-produk Kulonprogo di perantauan. Di Jabotabek kami akan mengadakan GRBB sebagai tombo kangen karena tidak mudik ke kampung halaman," ujar Sutedjo.