Tak Diskriminatif, Pemkot Jogja Tetap Layani Adminduk untuk Warga Transgender

ILustrasi Administrasi kependudukan - JIBI
16 Mei 2021 21:17 WIB Newswire Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA--Pemkot Jogja memastikan tidak berlaku diskriminatif terhadap warganya yang membutuhkan layanan administrasi kependudukan (Adminduk).

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Jogja memastikan memberikan akses layanan administrasi kependudukan yang setara kepada kalangan transgender, misalnya untuk mendapatkan akta kelahiran, KTP elektronik, dan kartu keluarga.

“Selama ini pun, kami pastikan sudah memberikan layanan bagi kaum transgender. Semua dilayani dengan [perlakuan] sama selama mereka besedia menerima kodratnya, sesuai jenis kelamin aslinya,” kata Kepala Bidang Pelayanan Kependudukan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Jogja, Bram Prasetyo, di Yogyakarta, Minggu (16/5/2021).

Meskipun demikian, lanjut dia, pemberian layanan untuk mengurus berbagai dokumen administrasi kependudukan bagi transgender masih menghadapi sejumlah kendala sehingga masih banyak warga dari kelompok rentan tersebut yang belum memiliki dokumen kependudukan.

Salah satu kendala yang dihadapi, lanjut dia, adalah keinginan warga transgender untuk diakui keberadaannya secara legal. “Mereka berharap bisa tetap diakui jenis kelamin transgendernya. Padahal, sesuai hukum hal tersebut tidak bisa dilakukan,” katanya.

Sesuai ketentuan, jenis kelamin yang diakui dalam dokumen kependudukan hanyalah dua jenis yaitu laki-laki dan perempuan dan tidak ada jenis kelamin transgender.

BACA JUGA: Pasca-Lebaran Kasus Positif Covid-19 DIY Menurun Drastis

“Jika mereka sudah mengubah jenis kelamin bahkan termasuk namanya yang dibuktikan dengan keputusan pengadilan, maka baru bisa difasilitasi. Tanpa ada keputusan hukum, maka semuanya harus dicatat sesuai aslinya,” katanya.

Kepemilikian dokumen kependudukan, lanjut Bram, sangat penting dan menjadi hak bagi seluruh warga negara karena dengan dokumen tersebut maka warga bisa mengakses berbagai layanan dari pemerintah.

“Oleh karenanya, kami tetap berupaya semaksimal mungkin untuk memberikan akses pengurusan dokumen kependudukan bagi kaum transgender yaitu melalui pendataan penduduk rentan,” katanya.

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Jogja akan menerbitkan dokumen kependudukan asalkan warga bisa memilih sesuai dengan nama dan jenis kelamin aslinya. “Selama mereka bersedia, maka kami akan terbitkan,” katanya.

Sumber : Antara