Pedro Acosta Tercepat di Catalunya, Tes MotoGP Dihentikan Hujan
Pedro Acosta tercepat di tes MotoGP Catalunya 2026. Sesi kedua dibatalkan karena hujan, Jorge Martin mengalami crash.
Ilustrasi/Pixabay
Harianjogja.com, SLEMAN- Tidak adanya kasus Covid-19 dalam dua hari terakhir di Kapanewon Cangkringan Sleman, diperkirakan karena kepatuhan akan aturan larangan mudik Lebaran 2021.
Kepala Dinas Kesehatan Sleman Joko Hastaryo memperkirakan tidak adanya kasus pemudik yang dilaporkan datang menjadi salah satu faktor rendahnya penularan kasus baru di Cangkringan.
"Iya ini berkat perantau yang tidak mudik juga. Dari banyak laporan di kalurahan-kalurahan nihil pemudik yang datang. Sepertinya sangat sedikit yang nekat mudik dan lolos dari penyekatan," ujar Joko, saat dimintai konfirmasi Harianjogja.com, Minggu (23/5/2021).
Baca juga: Gawat! Kasus Covid-19 Varian India Masuk Cilacap
Berdasarkan peta epidemologi Covid-19 terbaru per 21 Mei, dari 17 kapanewon di Sleman hanya Kapanewon Cangkringan yang masuk zona hijau (tidak ada resiko penularan Covid). Per 1 Mei lalu, kapanewon ini sempat masuk zona oranye namun secara berangsur tingkat penularan Covid-19 di kapanewon ini rendah dan masuk zona kuning pada pekan lalu.
Selama dua hari terakhir, di wilayah Cangkringan memang dilaporkan tidak ada resiko penularan Covid-19. "Ya ini tetap harus disyukuri sudah ada satu kapanewon yang hijau selama dua hari ini," ujar Joko.
Hal senada disampaikan oleh Panewu Cangkringan Suparmono. Menurutnya, tidak adanya resiko penularan Covid-19 di Cangkringan berkat kesadaran warga dan kerja keras Gugus Tugas Pengendalian Covid-19 dari Kapanewon hingga Dusun bahkan RT/ RW membuahkan hasil.
Baca juga: Syuting di Bantul, Lagu Dodit Mulyanto Berjudul "Gunung Kemukus" Trending
"Kami sejak lama juga sudah mewanti-wanti pada seluruh Lurah agar lebih berhati-hati menjaga wilayahnya pasca libur lebaran agar warganya tetap aman dari Covid-19," kata Suparmono.
Dijelaskan dia, sebelum masa mudik dan munculnya larangan untuk mudik seluruh Kalurahan dan Dusun sudah mengimbau warganya yang berada di perantauan untuk tidak mudik lebih dulu. "Imbauan itu sepertinya dipatuhi oleh sebagian besar warga yang ada di perantauan sehingga sampai saat ini tidak ada laporan pemudik dari Gugus Tugas Kalurahan ke Gugus Tugas Kapanewon," katanya.
Lurah Kepuharjo, Cangkringan Heri Suprapto bahkan menegaskan di Kepuharjo tidak ada pemudik yang datang. Meskipun saat ini wilayahnya masuk zona hijau ketentuan agar kalurahan menyediakan shelter tetap dilaksanakan. Selain di kalurahan, shelter juga disediakan di beberapa dusun. "Kami menyediakan shelter sejak awal pandemi," kata Heri.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pedro Acosta tercepat di tes MotoGP Catalunya 2026. Sesi kedua dibatalkan karena hujan, Jorge Martin mengalami crash.
IHSG hari ini ditutup amblas 3,54% ke level 6.094,94. Investor panik merespons rencana aturan eksportir tunggal BUMN di bawah PT Danantara.
Kurs rupiah hari ini ditutup melemah ke Rp17.667 per dolar AS imbas sinyal kenaikan suku bunga The Fed dan penutupan Selat Hormuz akibat perang.
Polres Temanggung tangkap penimbun Pertalite berinisial SS di Parakan. Pelaku modifikasi tangki Hyundai Atos dan gunakan banyak barcode palsu.
Penjualan hewan kurban di Bantul jelang Iduladha tidak merata, sebagian naik tajam, sebagian turun meski harga meningkat.
Nilai Indeks Demokrasi Indonesia (IDI) di Jawa Tengah pada 2025 mencapai 86,72 atau mengalami peningakatan 0,88 dibandingkan tahun sebelumnya.