Hanya Satu Calon, Pendaftaran Pilur di Gunungkidul Akan Diperpanjang
Pemkab Gunungkidul memastikan pendaftaran bakal calon lurah akan diperpanjang jika hanya ada satu pendaftar. Sejumlah kalurahan masih menunggu tambahan calon hi
Seorang petani di Dusun Karangsari, Desa Karangrejek, Wonosari, memanen padi varietas baru ZR, Rabu (19/2/2020)./Harian Jogja-Muhammad Nadhir Attamimi
Harianjogja.com, SEMIN – Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul optimistis para petani tetap bisa panen meski telah memasuki musim kemarau. Ditargetkan di masa panen kedua ini dapat menghasilkan gabah seberat 48.000 ton.
Kepala Bidang Tanaman Pangan, Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul, Raharjo Yuwono mengatakan, petani sudah mulai panen untuk masa tanam kedua. Ia pun optimistis musim kemarau tidak akan mengganggu panen petani.
BACA JUGA : Petani Gunungkidul Mulai Panen Padi
Secara total ada lahan seluas 8.110 hektare ditanami padi. Jumlah ini mengalami penurunan signifikan dibandingkan dengan area yang ditanami di masa tanam pertama. “Memang didominasi sawah tadah hujan. Jadi, saat musim tanam kedua dan ketiga, arean yang ditanami terus mengalami penyusutan,” katanya, Rabu (26/5/2021).
Memasuki musim kemarau, Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul sudah membuat edaran berkaitan dengan mitigasi kekeringan di sektor pertanian. Diharapkan adanya antisipasi itu, maka petani bisa tetap panen.
Raharjo optimistis di masa tanam kedua 97% lahan yang ditanami padi dapat panen. Hal ini tak lepas pemantauan tanaman padi di sejumlah kapanewon. “Kami terus lakukan pemantauan, bahkan sekarang sudah banyak petani yang mulai panen,” katanya.
Ia mencontohkan, panen raya terlihat di Kapanewon Semin dan Gedangsari. Profitas padi di lahan kering mencapai 4,9 ton gabah kering per hektarnya. “Dengan perhitungan ini, maka di masa tanam kedua dapat menghasilkan gabah seberat 48.000 ton,” ungkapnya.
BACA JUGA : Gunungkidul Targetkan 245.000 Ton Gabah Kering
Secara umum di tahun ini dinas pertanian dan pangan menargetkan panen seberat 250.000 ton gabah kering. Di masa panen pertama hasil produktivitas mencapai 248.250 ton gabah kering. “Jadi saya optimistis target panen di tahun ini akan terlampaui di masa tanam kedua,” katanya.
Salah seorang petani di Dusun Karanggumuk, Kemejing, Semin, Anto mengaku bersyukur masih bisa panen. Meski telah memasuki kemarau, namun padi yang ditanam dapat tumbuh dengan subur. “Sudah menguning dan langsung saya panen,” katanya.
Meski demikian, ia mengaku belum bisa menghitung karena baru proses pemotongan. “Kalau dilihat dari tanaman, hasil panen bisa baik. Terlebih lagi serangan hama juga tidak bisa diatasi sehingga tidak mengganggu pertumbuhan tanaman padi,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Gunungkidul memastikan pendaftaran bakal calon lurah akan diperpanjang jika hanya ada satu pendaftar. Sejumlah kalurahan masih menunggu tambahan calon hi
Thom Haye tampil gemilang dengan tiga assist saat Timnas Indonesia mengalahkan Kamboja 5-1 pada laga perdana Piala AFF 2026. Ia kini memimpin daftar top assist
China perketat ekspor teknologi AI dan semikonduktor, ikuti langkah AS. Kebijakan ini berpotensi mempengaruhi rantai pasok dan harga gadget di Indonesia
JLR mengonfirmasi Land Rover Discovery Sport akan berhenti diproduksi pada Desember 2026 setelah 11 tahun beredar. Regulasi baru Uni Eropa dan penurunan penjual
Elon Musk mengaku terlalu jauh terjun ke dunia politik saat memimpin DOGE. Pengakuan itu disampaikan dalam wawancara terbaru bersama The Economist.
WhatsApp Web tidak bisa dibuka, gagal login, atau pesan tidak terkirim? Simak tujuh cara mudah mengatasi WhatsApp Web error agar kembali normal.