Tim Gabungan Tangani Karhutla di Kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani
Meski api telah berhasil dikendalikan, petugas tetap melanjutkan proses mopping up atau penyisiran lokasi
Para PKL Malioboro saat menyanyikan lagu Indonesia Raya dan dan Garuda Pancasila dalam Peringatan Hari Lahir Pancasila yang digelar di sepanjang Jalan Malioboro, Selasa (1/6/2021). /Harian Jogja-Ujang Hasanudin
Harianjogja.com, JOGJA- Para Pedagang Kaki Lima (PKL) di sepanjang Jalan Malioboro mengikuti Peringatan Hari Lahir Pancasila di sepanjang kawasan tersebut, Selasa (1/6/2021). Para PKL berjejer dari depan hotel Grand Inna Malioboro sampai Istana Gedung Agung.
Peringatan Hari Lahir Pancasila ini diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Garuda Pancasila serta pembacaan teks Pancasila di Simpang Teteg Malioboro sekitar pukul 10.00 WIB. Pembacaan teks Pancasila dipimpin langsung oleh Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pengelolaan Kawasan Cagar Budaya Jogja atau UPT Malioboro, Ekwanto.
Selesai menyanyikan lagu Kebangsaan Indonesia dan teks Pancasila, Ekwanto bersama sejumlah perwakilan PKL Malioboro mengiringi bendera merah putih di sepanjang Jalan Malioboro dari Simpang Teteg sampai Gedung Agung. Di Samping kanan kiri Jalan Malioboro juga berderet para PKL menyaksikan konvoi bendera merah putih sambil menyanyikan lagu Garuda Pancasila.
Baca juga: Disbud DIY Upayakan Pelestarian Dongeng Lewat Pelatihan
Ketua Koperasi Tri Dharma atau wadah kelompok PKL Malioboro, sekaligus penanggung jawab acara tersebut, Rudiarto mengatakan Peringatan Hari Lahir Pancasila yang digelar para PKL Malioboro termasuk spontan tanpa direncanakan sebelumnya. Senin (31/5/2021) malam dia menghubungi sejumlah ketua paguyuban PKL Malioboro untuk menggelar Peringatan Hari Lahir Pancasila di sepanjang Jalan Malioboro.
Ide tersebut langsung ditanggapi positif oleh semua paguyuban PKL. Bahkan jumlah PKL yang hadir dalam Peringatan Hari Lahir Pancasila tersebut diluar dugaan. “Ada ribuan PKL yang hadir,” kata Rudiarto.
Meski ribuan PKL yang hadir, namun semuanya melaksanakan protokol kesehatan untuk menghindari penularan Covid-19, salah satunya semua PKL mengenakan masker. Yang hadir upacara seremonial di Simpang Teteg juga terbatas. Sementara PKL lainnya berbaris di sepanjang Jalan Malioboro sambil menyaksikan konvoi bendera merah putih.
Baca juga: Gunung Merapi 10 Kali Keluarkan Lava Pijar ke Barat Daya
Sebelum peserta konvoi bendera merah putih, para PKL yang berbaris di sepanjang Malioboro baik dari sisi timur maupun barat juga mengumandangkan lagu Indonesia Raya dan dan Garuda Pancasila, sekitar pukul 10.00 WIB. Mereka meninggalkan aktivitasnya sejenak untuk memperngati Hari Lahir Pancasila.
Rudiarto berharap adanya Peringatan Hari Lahir Pancasila yang dilakukan para PKL Malioboro agar lebih numbuhkan rasa persatuan, patriotisme dan nasionalisme, “Pancasila falsafah jarang dinyanyikan, dengan spirit itu diharapkan makna yang terkandung betul-betul tumbuh kembali tiap silanya,” ucap Rudiarto.
Menurut dia, sebelumnya para PKL juga turut serta menjalankan Surat Edaran Gubernur DIY terkait imbauan untuk diputarkan lagu Indonesia Raya setiap pukul 10.00 WIB atau setiap memulai aktivitas. SE tersebut diakuinya sudah dilaksanakan oleh para PKL.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Meski api telah berhasil dikendalikan, petugas tetap melanjutkan proses mopping up atau penyisiran lokasi
Jadwal KA Bandara YIA Jumat 4 September 2026 tersedia 24 perjalanan dari YIA-Tugu dan Tugu-YIA, mulai pagi hingga malam.
PSS Sleman mematangkan skema set piece jelang menghadapi Bali United pada laga pembuka Super League 2026/2027, Jumat (4/9/2026).
Pengendara mobil mengaku nyaris menjadi korban dugaan modus ojol teriak maling di Jakarta Selatan dan memilih mencari pengamanan di Mall Kokas.
Indonesia U20 menang 3-0 atas Laos pada Kualifikasi Piala Asia U20 2027. Zahaby Gholy mencetak dua gol untuk membawa Garuda Muda memuncaki Grup H.
Purbaya Yudhi Sadewa membuka peluang mengubah batas omzet bebas pajak UMKM Rp500 juta sesuai kondisi ekonomi dan kebutuhan.