Tim Evaluasi Pemda DIY Klarifikasi Lapangan di Kalurahan Gulurejo

Tim evaluasi Biro Bina Pemberdayaan Masyarakat Sekretariat Daerah DIY melakukan peninjauan secara langsung ke Kalurahan Gulurejo, Kapanewon Lendah, Kulonprogo, pada Kamis (3/6/2021). - Harian Jogja/Hafit Yudi Suprobo
03 Juni 2021 21:57 WIB Hafit Yudi Suprobo Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, KULONPROGO--Tim evaluasi Biro Bina Pemberdayaan Masyarakat Sekretariat Daerah DIY melakukan peninjauan secara langsung ke Kalurahan Gulurejo, Kapanewon Lendah, Kulonprogo, pada Kamis (3/6/2021). Kunjungan tim evaluasi ke kalurahan Gulurejo guna melakukan tahapan klarifikasi dalam rangkaian tahapan perlombaan kalurahan maupun kelurahan di DIY pada tahun 2021.

Kepala Biro Bina Pemberdayaan Masyarakat Sekretariat Daerah DIY Sukamto mengatakan kunjungan ke kalurahan Gulurejo oleh tim evaluasi Biro Bina Pemberdayaan Masyarakat Sekretariat Daerah DIY guna melakukan klarifikasi lapangan. Klarifikasi lapangan merupakan upaya untuk menilai kinerja kalurahan dari sejumlah aspek.

"Hari ini kami dari tim penilai lomba kalurahan maupun kelurahan tingkat DIY melakukan kunjungan ke kalurahan Gulurejo, Kapanewon Lendah, Kulonprogo, untuk melakukan klarifikasi lapangan," kata Sukamto saat diwawancarai pada Kamis (3/6/2021).

Baca juga: Pemuda Harus Dilibatkan dalam Mitigasi Bencana

Klarifikasi lapangan merupakan tahapan ketiga dari rangkaian kegiatan lomba Kalurahan di DIY. Tahapan pertama yakni penilaian administrasi yang sudah dilaksanakan pada tanggal 26 April 2021 lalu. Tahapan kedua yakni paparan dari setiap lurah dari masing-masing kalurahan yang mengikuti lomba juga telah dilaksanakan pada awal Mei lalu.

"Peserta lomba kalurahan terdiri dari empat kalurahan dan dua kelurahan. Di antaranya Kalurahan Gari, Kapanewon Wonosari, Gunungkidul; Kalurahan Guwosari Kapanewon Pajangan, Bantul; Kalurahan Tamanmartani, Kapanewon Kalasan, Sleman; Kalurahan Gulurejo, Kapanewon Lendah, Kulonprogo; Kelurahan Wates, Kapanewon Wates, Kulonprogo, terakhir Kelurahan Terban, Kemantren Gondokusuman, Kota Jogja," kata Sukamto.

Sejumlah indikator diambil oleh tim evaluasi Biro Bina Pemberdayaan Masyarakat Sekretariat Daerah DIY dalam melakukan penilaian terhadap tiap kalurahan. Di antaranya, pelaksanaan pembangunan, pemberdayaan masyarakat, serta pelayanan kepada masyarakat.

Baca juga: Parkir Wisata di DIY Diusulkan Dikelola BUMD

"Lomba kalurahan merupakan upaya pembinaan yang dilakukan oleh Kementerian Dalam Negeri dan diteruskan oleh masing-masing provinsi. Harapannya ada pembinaan di bidang pemerintahan, kewilayahan, dan kemasyarakatan," kata Sukamto.

Sementara itu, Bupati Kulonprogo Sutedjo berharap dengan adanya lomba desa atau kalurahan ini nantinya, kalurahan maupun pemerintah di tingkat atasnya akan semakin mengetahui karakteristik masing-masing kalurahan.

"Sehingga dapat diketahui jenis program pembangunan seperti apa yang sesuai untuk memajukan kalurahan tersebut. Dengan demikian saya juga berharap agar dalam memberikan penilaian dapat dilakukan secara objektif dan benar-benar didasarkan pada kondisi lapangan sebagaimana indikator yang diberikan," kata Sutedjo.

Sedangkan, kepada Kalurahan Gulurejo orang nomor satu di Kulonprogo itu berharap, agar apa yang dipersiapkan oleh Kalurahan Gulurejo benar-benar merupakan cerminan dari rutinitas kegiatan yang memang ada di Kalurahan Gulurejo dan bukan hanya sekedar polesan dan insidental untuk kepentingan penilaian semata.

"Hal ini mengingat bahwa salah satu tujuan dari lomba desa atau kalurahan untuk memotivasi peningkatan kinerja pemerintah kalurahan dan partisipasi masyarakat dalam pembangunan, serta kemampuan sumber daya manusia (SDM) kalurahan untuk menggali potensi dan inovasi kalurahan," kata Sutedjo.