Cetak Banyak Gol di MLSC Jogja, Khayla Ingin Tembus Timnas Indonesia
Khayla Labiba Nasjmi mencetak 11 gol di MLSC Yogyakarta 2026. Pemain SDN Baturetno itu bermimpi mengikuti jejak pesepak bola putri ke Timnas.
Pembinaan Pemuda Desa terkait Penanggulangan Bencana di Sleman yang digelar BPBD DIY bekerjasama dengan BPBD Sleman, Rabu (9/6/2021) di Puri Mataram./Harian Jogja-Abdul Hamid Razak
Harianjogja.com, SLEMAN—Keterlibatan kalangan pemuda dalam penanggulangan bencana alam di wilayah Sleman cukup tinggi. Mereka tergabung dalam berbagai komunitas. Namun, inisiasi pemuda untuk menjadi garda terdepan saat bencana terjadi masih perlu terus didorong.
Kepala Subbidang Pencegahan BPBD DIY Robertus Ali Sadikin mengatakan di wilayah Sleman, banyak pemuda yang sudah biasa terjun menanggulangi berbagai bencana. Mereka tergabung dalam berbagai komunitas untuk menangani dan membantu korban bencana.
"Kalau di Sleman ada sekitar 30-40 komunitas relawan kebencanaan yang aktif. Sebagian melibatkan kalangan pemuda," katanya di sela Pembinaan Pemuda Desa terkait Penanggulangan Bencana di Sleman, Rabu (9/6/2021) di Puri Mataram.
Ali menyebut kegiatan tersebut dilakukan untuk terus mendorong kalangan muda agar tanggap darurat saat menghadapi bencana. Ali juga mendorong agar mereka bisa mengambil inisiasi di lapangan saat bencana terjadi. "Jadi tidak pasif tetapi memiliki inisiasi saat bencana terjadi. Ini yang kami harapkan," katanya.
Ali mengatakan regenerasi relawan kebencanaan penting agar penanganan kebencanaan berjalan secara kontinyu. Namun, regenerasi relawan kebencanaan juga perlu disiapkan dengan baik.
"Regenerasi itu penting, tapi tetap harus disiapkan. Jangan sampai penggantinya tidak tahu apa yang harus dilakukan saat bencana terjadi. Makanya pelatihan seperti ini kami sasar dari kalangan pemuda," ujarnya.
Hal senada disampaikan Kepala Seksi Kasi Kesiapagaan BPBD Sleman, Rini Isdarwati. Dia mengatakan kegiatan tersebut digelar selama dua kali dengan melibatkan perwakilan pemuda dari 20 kalurahan.
"Sebenarnya semua kalurahan di Sleman potensi bencananya sama. Mulai angin kencang hingga banjir itu. Cuma untuk lebih efektif kami melibatkan kalurahan yang secara geografis lebih dekat dengan lokasi kegiatan," katanya.
Keterlibatan para pemuda, kata Rini, bertujuan salah satunya agar proses pendataan dan penanganan bencana bisa lebih baik. Alasannya, mereka dinilai lebih familiar dengan teknologi informasi. Apalagi dalam konteks informasi kebencanaan, BPBD juga menggandeng instansi terkait seperti BMKG.
"Saat ini kan zamannya IT. Jadi kalangan pemuda juga piawai soal pendataan sehingga kami berharap ini dapat mempercepat proses penyaluran bantuan kepada para korban bencana," kata Rini. (***)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Khayla Labiba Nasjmi mencetak 11 gol di MLSC Yogyakarta 2026. Pemain SDN Baturetno itu bermimpi mengikuti jejak pesepak bola putri ke Timnas.
Jadwal KA Bandara YIA Senin 5 Oktober 2026 tersedia 24 perjalanan, terdiri dari 12 rute YIA-Tugu dan 12 rute Tugu-YIA.
Pernikahan di Bantul menurun sejak 2023 hingga 2026. Pendidikan, karier, ekonomi dan pandangan soal rumah tangga menjadi pertimbangan.
Jadwal DAMRI YIA-Jogja hari ini, Senin 5Oktober 2026, tersedia ke 5 tujuan. Cek jam keberangkatan dan tarif normal Rp80.000.
Joshua Zirkzee mencetak gol penentu kemenangan Belanda 2-1 atas Serbia pada UEFA Nations League di Phillip Stadion, Eindhoven.
Undip dan ITS meraih total empat gelar juara KMHE 2026 di Unej. Simak daftar lengkap pemenang delapan kelas kompetisi.