Covid-19 Menyebar di Acara Yasinan, Awal Mula Klaster di Kalasan yang Menelan Korban

Ilustrasi. - Freepik
11 Juni 2021 19:37 WIB Lugas Subarkah Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN--Sebanyak 36 warga di RW 1 Dusun Ngrangsan, Kalurahan Selomartani, Kapanewon Kalasan, dinyatakan positif Covid-19, setelah sebelumnya dilaksanakan swab masal. Diduga penularan banyak terjadi di acara yasinan.

Lurah Selomartani, Nur Hidayati, menjelaskan hasil swab kasus kedua yang merupakan ibu dari kasus pertama baru diketahui sehari setelah malam yasinan yang diikuti oleh pasien tersebut, pada 2 Juni lalu.

Pasien yang merupakan lansia ini setelah mendapatkan hasil swabnya lalu dibawa ke rumah sakit, dan meninggal tiga hari setelahnya, yakni Senin (7/6/2021). "Waktu yasinan belum tahu hasil swabnya. Hari berikutnya setelah yasinan baru diketahui. Terus tracing masal," ujarnya, Jumat (11/6).

Tracing masal dilakukan sebanyak dua kali, yang menyasar warga dalam satu RW tersebut, yang kemudian ditemukan 13 kasus positif pada swab pertama dan 23 kasus positif pada swab kedua, sehingga totalnya 36 kasus.

Dari total kasus positif ini, ia mengatakan kebanyakan merupakan warga yang ikut dalam acara yasinan. "Satu RW di-tracing semua, yang positif yang ikut yasinan," ungkapnya.

BACA JUGA: 756 Peserta Ikuti SKD Politeknik Siber Sandi Negara SSN di Jogja

Saat ini, sebanyak tiga kasus dirawat di rumah sakit, delapan kasus dikarantina di Rusunawa Gemawang dan sisanya menjalani isolasi mandiri. "Imbauannya kalau isolasi ya harus isolasi. Karena kami perhatikan jadupnya [jatah hidup], biar cukup itu saja yang positif dan segera sehat," katanya.